Ini Usulan Menpar Agar Kunjungan Yacht Meningkat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ini Usulan Menpar Agar Kunjungan Yacht Meningkat

Johanes Randy - detikTravel
Selasa, 01 Sep 2015 17:25 WIB
Ini Usulan Menpar Agar Kunjungan Yacht Meningkat
Kapal Yacht di Derawan (Robert/detikTravel)
Jakarta - Kapal pesiar atau Yacht merupakan salah satu yang disasar Menpar untuk mencapai total jumlah kunjugan wisman sebanyak 20 juta ke Indonesia tahun 2019. Kini setelah izin masuk dipermudah, Menpar berencana untuk hapus CAIT demi tingkatkan kunjungan yacht ke Indonesia.

Aturannya, kapal pesiar atau yacht yang ingin masuk ke Indonesia diharuskan melengkapi izin masuk izin masuk Clearance Approval for Indonesian Territory atau CAIT. Setelah izin CAIT dipermudah dari yang sebelumnya memakan waktu tiga minggu jadi satu hari, Menpar pun berniat untuk mencabut CAIT agar kian mempermudah yacht masuk ke Indonesia.

"Permasalahan utama itu di CAIT (Clearance Approval Indonesia Territory) oleh karenanya kita usulkan CAIT itu ditiadakan, karena sangat berlebihan," ujar Menpar Arief Yahya pada detikTravel dan rekan media usai rapat di Kantor Kemenko Maritim, Gedung BPPT lantai 3, Jakarta (1/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Arief, apabila izin masuk CAIT dapat ditiadakan, dapat mempermudah yacht dan kapal pesiar untuk datang ke Indonesia. Bukan tanpa alasan, satu kapal yacht dapat membawa wisman yang potensial untuk devisa negara.

"Kita menggunakan intenational standard, yaitu CIQP, custom untuk orang, immigration untuk orang, Q untuk binatang dan hewan, P port untuk kendaraan, jangan dicampur adukkan," jelas Arief.

Walau baru usulan, namun Menpar Arief sudah berbicara dan mengajak sejumlah asosiasi yang berhubungan dengan pelayaran untuk membicarakan wacana pencabutan CAIT tersebut.

"Kita terakhir dengan seluruh asosiasi mengusulkan CAIT untuk dicabut," tambah Arief.

Untuk tahun 2015, Menpar menargetkan jumlah kunjungan kapal yacht ke Indonesia sebanyak 1.500 kapal. Naik dua kali lipat dari target tahun 2014 sebanyak 750 kapal. Sedangkan untuk tahun 2019, Menpar juga telah menargetkan jumlah kunjungan yacht sebanyak 5.000 kapal.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads