Di Kabupaten Minahasa Utara ada objek wisata sejarah pemakaman kuno bernama Cagar Budaya Waruga. Rombongan Datsun Risers Expedition (DRE) gelombang dua datang ke sana dan disambut tarian perang tradisional nan gagah.
Tarian itu bernama Tarian Kebasaran. Biasanya, tarian ini dilaksanakan untuk penyambutan tamu-tamu penting.
Para Risers dianggap sebagai tamu penting di Cagar Budaya Waruga. Makanya, warga sekitar mengadakan tarian Kabasaran untuk menyambut tim DRE, Selasa (8/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tari Kabasaran menggambarkan tarian perang. Tarian ini diiringi oleh alat musik pukul seperti gong, dan sebuah gendang. Alat musik itu disebut sebagai Pa' Wasalen.
Setelah menggambarkan peperangan, di akhir pentas para penari langsung berdamai. Mereka menari dan berdansa bersama untuk melambangkan kedamaian.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura