Danau Toba Akan Dirancang Seperti Monako
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Danau Toba Akan Dirancang Seperti Monako

Dana Aditiasari - detikTravel
Rabu, 09 Sep 2015 15:30 WIB
Danau Toba Akan Dirancang Seperti Monako
Pemandangan indah Danau Toba (Fitraya/detikTravel)
Jakarta - Pemerintah berusaha mengembangkan kawasan wisata baru di luar Bali. Untuk kawasan wisata Danau Toba, ada rencana untuk membangunnya seperti Negara Monako di Eropa sana.

"Kami ingin membuat Danau Toba ini jadi Monako-nya Asia. Monako itu negara Eropa cantik di pinggir pantai. Bisnis utamanya adalah turis saja," kata Menko Kemaritiman Rizal Ramli saat rapat di Badan Anggaran DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Pengelolaan dari kawasan wisata ini tidak bisa lagi diserahkan ke bupati dan gubernur. Pemerintah akan membikin Toba Tourism Authority, seperti Bali. Menurut Rizal Ramli, langkah pertama yang akan dilakukan adalah membersihkan Danau Toba. Kemudian harus ada investasi infrastruktur dalam pembangunan jalan, listrik, dan internet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena tidak ada turis mau datang ke wilayah tanpa internet," kata dia.

Langkah ketiga adalah membesarkan Bandara Silangit, yang berjarak 10 km dari Danau Toba. Sehingga, turis dari Surabaya, Singapura dan lain-lain tidak harus ke Medan, tapi langsung ke Bandara Silangit. Pemerintah juga akan membuka tender pembangunan 10 hotel untuk 4 perusahaan nasional, 4 perusahaan asing dan 2 BUMN.

"Ini model pembangunan yang sama yang digunakan Lee Kwan Yew untuk membangun Singapura. Hongkong juga menerapkan hal yang sama. Jadi kalau di Danau Toba, kita investasi USD 400-500 juta, kita harapkan akan kembali," ujarnya optimistis.

Langkah kelima menurut Rizal Ramli adalah mengembangkan UKM pariwisata secara terbatas dengan manajemen kompetisi yang tidak terlalu besar, sekitar 150 UKM saja. Menurut Rizal, jika terlalu banyak orang menjual barang yang sama, maka turis akan bosan dan akhirnya pedagang merugi.

"Kita akan kelola barangkali hanya akan ada 20 warung kopi saja, 20 gerai es krim, 20 gerai kain Ulos, 20 toko T Shirt. Variasinya membuat turis senang," kata Rizal.

(fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads