Hari Pariwisata Dunia telah memasuki tahun ke-35 sejak diresmikan bertahun-tahun lalu di Spanyol. Hari besar bagi segenap pelaku wisata di dunia tersebut memang dirayakan untuk sektor pariwisata yang merupakan salah satu industri terbesar dunia.
Dilansir detikTravel dari situs resmi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Senin (28/9/2015) penetapan hari bersejarah tersebut pertama kali diumumkan pada tahun 1980 di Kota Torremolinos, Spanyol. Itulah waktu paling bersejarah bagi pawisata dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penetapan 27 September sebagai Hari Pariwisata Dunia oleh UNWTO adalah bukan tanpa alasan. Tanggal itu dipilih agar bersamaan dengan salah satu kejadian penting di dunia wisata, yakni hari jadi pengadopsian anggaran dasar UNWTO pada 27 September 1970 silam.
Selain itu, penetapan tanggal Hari Pariwisata Dunia juga didasari fakta unik. Tanggal 27 September adalah akhir dari waktu liburan di bumi bagian utara yang bersiap memasuki musim dingin. Namun di bumi bagian selatan, tanggal 27 September adalah awal musim liburan karena menyambut musim panas. Ini adalah tanggal di mana para traveler di seluruh belahan dunia dipastikan liburan bersama.
Terlepas dari sejarah penetapannya, dunia memperingatinya untuk meningkatkan perhatian di kalangan komunitas internasional akan pentingnya wisata serta unsur sosial, budaya, politik, dan nilai ekonomi. Di mana para pelaku wisata saling berkumpul dan membicarakan tentang kontribusi yang dapat diciptakan melalui pariwisata.
Akhir kata, pariwisata tidak melulu soal uang. Dari dulu hingga sekarang, sektor pariwisata telah menciptakan triliunan dolar devisa, lapangan pekerjaan, dan pembangunan ekonomi di berbagai belahan dunia. Jayalah selalu dunia pariwisata!
(rdy/Aditya Fajar Indrawan)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah