"Bebas visa adalah cara efektif, kami punya buktinya," ujarnya saat memberikan sambutan dalam Seminar Hari Pariwisata Dunia di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (28/9/2015).
Arief menjelaskan, jumlah kunjungan turis dari negara yang bebas visa ke Indonesia pada bulan Juni-Juli mengalami pertumbuhan 4 persen. Tumbuhnya 15 persen atau 4 kali lipat jika dibandingkan rata-rata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, lanjut Arief, tahun 2015 ini pemerintah akan menambah 45 negara lagi yang artinya total sebanyak 90 negara yang mendapat bebas visa ke Indonesia. Angka yang dirasanya, masih tetap kecil.
"Kalau pariwisata kita mau bersaing, bandingkan dengan negara lain. Malaysia dari dulu 164 negara bebas visa. Kita harus memudahkan turis untuk ke Indonesia," paparnya.
Dengan memberikan bebas visa, Arief yakin rangking Indonesia akan melejit. Tentu, juga dapat memenuhi target jumlah kunjungan turis sebanyak 20 juta di tahun 2019.
(shf/fay)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun