Kabar gembira ini juga diberitakan oleh harian Daily Mail dan Telegraph. Dirangkum detikTravel, Rabu (7/10/2015), para ilmuwan dari Imperial College di London mengaku telah menemukan sebuah alat yang bisa mengatasi mabuk laut untuk traveler. Mereka pun berharap alat temuan mereka ini bisa dipasarkan secara massal dalam 5 hingga 10 tahun ke depan.
Dr Qadeer Arshad, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam proyek pengembangan alat ini, menjelaskan prinsip kerja dari alat anti mabuk laut tersebut dengan menggunakan gelombang elektrik dengan besaran tertentu yang ditempelkan ke kulit kepala. Stimulus elektrik pada beberapa titik di kepala itulah yang nantinya akan menyembuhkan mabuk laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat anti mabuk laut ini nantinya akan tersambung dengan smartphone melalui colokan headphone. Selanjutnya, ada semacam elektroda yang akan ditempelkan di beberapa titik di kulit kepala, seperti koyo. Nah, melalui kabel akan mengalir arus listrik yang ramah dan mampu meredakan penyebab mabuk laut karena tepat sasaran di titik penyebabnya.
Dr Qadeer dan rekannya berharap alat ini sudah bisa dijual di apotik maupun toko obat dalam 5-10 tahun mendatang. Alat anti mabuk ini tentu saja akan sangat bermanfaat bagi traveler yang kerap merasakan mabuk laut saat bepergian dengan menggunakan kapal. Daripada mengonsumsi obat-obatan kimia yang membawa efek samping tertentu, lebih baik mengunakan alat ini.
Kita tunggu saja realisasinya!Β
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama