"Laporan yang masuk, Bulan Agustus kemarin mencapai 6,3 juta. Ada beberapa tantangannya, terkait ekonomi dunia, debu di Raung serta asap di Sumatera dan Kalimantan yang menganggu penerbangan," paparnya dalam acara Penandatanganan MoU Kemenpar dengan AccorHotels di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Kamis (15/10/2015).
Arief melanjutkan, ekonomi dunia yang tidak stabil memang cukup berdampak pada pariwisata. Data terakhir, kunjungan turis ke Malaysia minus 9 persen dan Singapura minus 2 persen. Indonesia termasuk beruntung karena masih bisa plus 3 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arief, masih ada tiga bulan terakhir, Oktober, November dan Desember. Target 10 juta turis di penghujung akhir tahun 2015, dirasanya akan tercapai.
"Asalkan 3 bulan terakhir itu rata-rata 1 juta, saya yakin tercapai. Meski terus terang, saya akui cukup berat," tutupnya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah