Sejumlah landmark populer seperti Museum Louvre dan Segrada Familia hampir selalu ramai dikunjungi wisatawan. Tapi walau terdengar mustahil, ternyata ada 5 landmark populer dunia yang bisa diakses secara eksklusif.
Rasanya sulit untuk bisa masuk ke Sistine Chapel di Vatikan tanpa perlu mengantre lama. Sama halnya dengan panjangnya antrean untuk melihat si cantik Monalisa di Museum Louvre. Tapi ternyata, traveler bisa menikmati sejumlah landmark dunia tersebut secara eksklusif apabila tahu caranya.
Dilansir detikTravel dari CNN, Rabu (28/10/2015) apabia ingin membayar lebih, ada sejumlah tur eksklusif yang ditawarkan oleh travel agent untuk melihat landmark populer. Dengan menggunakan jasa eksklusif tersebut, mengunjungi 5 landmark populer ini akan makin mudah dan nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(CNN)
1. Sagrada Familia, Spanyol
Popularitas Sagrada Familia mampu membuat wisatawan untuk datang ke Kota Barcelona secara sukarela. Salah satu tujuannya adalah untuk melihat Gereja Sagrada Familia yang masih dibangun hingga sekarang.
Untuk soal keramaian, Sagrada Familia mungkin tidak ada ubahnya dengan pasar. Sedikitnya, Sagrada Familia dikunjungi 2,5 juta wisatawan setiap tahunnya. Bayangkan saja betapa ramainya suasana di dalam gereja.
Menyadari keluhan tersebut, sebuah travel agent bernama Trufflepig hadir untuk memberikan traveler pengalaman menikmati Sagrada secara lebih eksklusif. Syaratnya satu, harus mau membayar lebih.
"Kami memprivatisasi Sagrada Familia di Barcelona, sejumlah restoran dengan bintang Michelin di Andalusia, dan sejumlah museum di Florence dan Paris," ujar co-founder travel agent Trufflepig, Greg Sacks.
(AFP)
2. Museum Louvre, Prancis
Setiap tahunnya Museum Louvre di Prancis didatangi oleh sekitar 10 juta wisatawan. Daya tariknya tentu apalagi kalau bukan lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci yang fenomenal. Belum lagi sejumlah karya seni lain yang disimpan di dalam Museum Louvre yang terkenal sangat luas.
Namun walaupun Museum Louvre tidak habis dijelajahi dalam sehari, antrean masuk yang mengular dari dalam hingga luar sangat sering terjadi. Terutama di bagian lukisan Monalisa disimpan, hampir selalu ramai setiap saat.
Jika bersedia membayar uang hingga USD 9.000 (Rp 121 juta) hingga USD 40.000 (Rp 541 juta), travel agent Trufflepig dapat membantu Anda untuk menikmati keindahan Monalisa secara lebih personal.
Ketika museum tutup dan kosong, barulah Anda diizinkan masuk untuk melihat keseluruhan barang seni, termasuk Monalisa tentunya. Suatu kemewahan yang tidak bisa didapatkan pada jam kunjungan museum biasa.
(English Heritage)
3. Stonehenge, Inggris
Barisan batu misterius Stonehenge di Inggris merupakan salah satu landmark populer yang wajib dikunjungi. Tapi pemandangan Stonehenge yang sepi itu hampir mustahil untuk didapatkan, terlebih saat musim liburan tiba.
Jika Anda ingin mengambil gambar Stonehenge yang sepi seperti di wallpaper komputer, maka traveler bisa coba mendaftar Stonehenge Tour yang diselenggarakan oleh badan situs budaya Inggris.
Apabila memesan paket wisata ke Stonehenge Tour, traveler bisa menikmati Stonehenge saat sebelum dan sesudah situsnya tutup. Jadi Anda tidak perlu bertemu dengan rombongan turis.
(CNN)
4. Chonghua Palace, China
Traveler yang liburan ke China sudah pasti akan mampir ke Forbidden City yang termashyur. Tepat di dalam komplek Forbidden City, terdapat Chonghua Palace yang tidak dapat dimasuki begitu saja oleh traveler.
Sejarahnya, Chonghua Palace dibangun oleh Kaisar Yongzheng pada tahun 1727. Apabila penasaran dan ingin masuk ke dalamnya, traveler bisa mengikuti tur dari 'National Geographic Expeditions Inside China.' Tur tersebut memungkinkan Anda untuk memasuki Chonghua Palace yang tertutup untuk umum.
(CNN)
5. Sistine Chapel, Vatikan
Sistine Chapel di Vatikan mengundang jutaan umat Katolik di dunia untuk datang. Keindahan arsitektur hingga kehadiran Paus selaku pemimpin spiritual, membuat traveler rela antre berjam-jam hanya untuk masuk ke dalamnya.
Namun bagi Anda yang menginginkan keramaian yang lebih sedikit hingga waktu kunjungan yang lebih lama, bisa memesan private tur dari Italy With Us. Dengan membayar USD 350 atau sekitar Rp 4,7 juta, traveler akan mendapat akses VIP.
Bahkan dengan mengikuti tur eksklusif tersebut, traveler juga bisa memasuki Kamar Raphael yang tertutup untuk umum. Luar biasa!
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru