"Memang bergantung bertanya kepada perusahaan tur yang mana, tapi kalau dirata-rata, 85 persen wisatawan Indonesia ke Belanda memakai perusahaan tur," kata Direktur Netherlands Board of Tourism and Conventions (NBTC) Andrew Van Der Feltz kepada detikTravel di Hotel Shangrilla, Jakarta, Senin (9/11/2015) malam.
NBTC yang membawa rombongan Sales Mission Holland Alliance 2015 telah bertemu dengan perusahaan tur dan travel Indonesia. Mereka mempromosikan Belanda agar lebih menarik untuk turis Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NBTC sadar, banyak perusahaan travel Indonesia yang menjadikan Belanda sebagai titik masuk sebelum menjelajah Eropa. Mereka ingin agar tur dari wisatawan Indonesia bisa lebih lama di Belanda.
"Kebanyakan hanya dua hari, kami inginnya bisa ditambah dong menjadi tiga hari. Banyak yang bisa dieksplor di Belanda," ujarnya.
Namun NBTC juga melihat tren yang meningkat dari independent traveler, wisatawan Indonesia yang pergi ke Belanda tanpa menggunakan jasa tur. Mereka ini kebanyakan anak muda atau keluarga muda. Sedangkan yang menggunakan tur kebanyakan adalah mereka yang sudah lama berkeluarga dengan anak-anak.
"Makanya kami mencoba mengidentifikasi pasar wisatawan dan membuat produk wisata yang sesuai untuk mereka. Buat yang baru pertama kali ke Belanda ada apa, yang mencari leisure ada apa, yang independent traveler pergi ke mana," tutupnya.
(arradf/arradf)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah