Cerita Para Turis yang Batal Liburan ke Paris
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cerita Para Turis yang Batal Liburan ke Paris

Afif Farhan - detikTravel
Senin, 16 Nov 2015 12:51 WIB
Cerita Para Turis yang Batal Liburan ke Paris
Warga Paris yang tengah berkabung (CNN Travel)
Paris -

Paris berduka, ledakan bom dan serangan teroris menewaskan 132 orang di sana. Hal tersebut pun berdampak pada turis yang mau liburan ke Paris. Tak sedikit, dari mereka yang harus membatalkan liburannya.

Dilansir dari situs CNN Travel, Senin (16/11/2015) beberapa turis berbagi cerita soal batalnya liburan mereka ke Paris. Thon-Ralph, turis yang sedang tinggal di Jerman asal AS, sejatinya akan liburan ke Paris di pekan ini bersama keluarganya dan memulai petualangan keliling Eropa.

"Jika kita membatalkan, ada biaya yang sudah kita bayar akan hangus. Tapi, keluarga dan keamanan kami lebih berharga dari itu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Thon-Ralph mengaku, sudah memesan satu flat di Paris lewat pemesanan Airbnb. Mereka pun akan kehilangan uang mereka jika memutuskan untuk membatalkan penginapan. Tapi demi alasan keamanan, mereka rela membatalkannya.

Apalagi, Thon-Ralph mengaku mendengar kabar bahwa beberapa tempat wisata ditutup untuk sementara. Museum Louvre, Menara Eiffel sampai Disneyland Paris tidak bisa dikunjungi dalam waktu dekat ini. Disneyland Paris kabarnya ditutup sampai hari Selasa besok, untuk memperingati masa berkabung nasional Perancis. Kalau Menara Eiffel, ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut

"Menara Eiffel akan ditutup sementara sampai pemberitahuan lebih lanjut. Terimakasih atas pengertian Anda," begitu tulisan di situs resmi Menara Eiffel seperti ditengok detikTravel.


Menara Eiffel pun tidak menyala di malam hari demi memperingati masa berkabung nasional Perancis (CNN Travel)

Gary Leff, turis lainnya pernah membatalkan liburan ke Paris di awal tahun 2015 ini karena adanya penembakan di kantor majalah Charlie Hebdo. Dengan terjadinya lagi peristiwa serupa dan menelan lebih banyak korban, dirinya pun kembali membatalkan liburannya ke Paris.

Beberapa kedubes di Paris pun sudah memberikan imbauan. Kedubes AS misalnya, mengingatkan para turis asal Negeri Paman Sam untuk terus waspada dan membaca perkembangan berita.

"Kami mengimbau kepada turis AS untuk lebih waspada dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk keamanan diri mereka," begitu tulisan di situs resmi Keubes AS di Paris.

Walau begitu, penerbangan dari dan menuju Paris dan kereta Eurostar tetap berjalan normal. Meski sebagian turis membatalkan liburan mereka, namun ada pula yang tetap melakukan perjalanan ke sana. Katie, turis asal Belgia salah satunya.

"Tujuan dari serangan teroris seperti itu adalah menciptakan ketakutan dan kekacauan. Kalau kita takut untuk ke Paris, mereka akan lebih senang," ujarnya.

Katie tetap pada rencananya, untuk berlibur ke Paris di akhir tahun ini. Dia mau mengunjungi Catacombs, menjelajahi Paris dan mampir ke Versailles.

Mau tetap liburan ke Paris atau tidak, itu semua kembali ke masing-masing turis. Yang harus diingat, untuk terus waspada, menaati peraturan atau imbauan yang diberikan serta memantau terus perkembangan situasi terkini.

Β 

Bagaimana dengan Anda, apakah Anda mengalami hal serupa yakni batal liburan ke Paris atau tetap melanjutkan pergi ke sana. Silakan kirim cerita lewat email ke redaksi@detik.travel ya.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads