Indonesia memperoleh devisa hingga USD 10 miliar per tahun dari kunjungan para wisatawan asing. Pemerintah menargetkan sumbangan devisa dari sektor pariwisata bisa naik sampai USD 20 miliar pada 2019 mendatang.
β"Wisatawan asing kita sekarang 10 juta orang per tahun, kita mau tingkatkan jadi 20 juta dalam 5 tahun. Devisanya dari USD 10 miliar akan kita tingkatkan jadi USD 20 miliar. Yang kerja sekarang di pariwisata 3 juta orang, mau kita naikan jadi 7 juta dalam 5 tahun," papar Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Kamis (26/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti diketahui, kita dengan sengaja memilih pariwisata untuk dikembangkan karena paling cepat dan paling murah menciptakan lapangan kerja. Otomotif bisa USD 100 ribu dolar untuk menciptakan lapangan kerja, sektor lain USD 50 ribu dolar lebih, pariwisata cuma butuh USD 3 ribu," katanya.
βKarena itu, pihaknya bertekad membuat pariwisata Indonesia lebih berkembang. Untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara ke Indonesia, Rizal menyiapkan 4 'jurus'.
"Jurus pertama adalah dengan pembebasan visaβ. Strateginya kita bebaskan bebas visa kepada banyak negara. Dampaknya hebat. 3 hari lalu 1.100 pengusaha Jepang datang, mudah karena nggak perlu visa. Jadi dengan langkah sederhana ini, kita bisa berharap jumlah wisatawan makin tinggi," tukas dia.
Jurus kedua adalah meningkatkan keamanan penerbangan di Indonesia supaya wisatawan dari negara lain tak takut naik pesawat ke Indonesia. "Kita berjuang agar kawasan udara Indonesia betul-betul aman. Kemarin di ICAO kita lolos, masuk kategori 1, jadi kita aman. Pesawat reguler dan charter bisa masuk dengan mudah," ujar Rizal.
Jurus ketiga, izin masuk untuk kapal-kapal yacht dari luar negeri dipermudah.β "Kita permudah izin kapal yacht. Kita sudah sederhanakan ini sehingga tahun depan banyak yang akan menikmati keindahan maritim Indonesia," ucapnya.
Jurus terakhir, pemerintah akan mengembangkan 10 kawasan wisata baru di luar Bali sebagai destinasi baru untuk para wisatawan asing. "Kita akan kembangkan 10 kawasan wisata di luar Bali. Bali sudah overload," tutupnya.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun