Kementerian Pariwisata menyelenggarakan kegiatan Festival Indonesia 2015 di Penang. Kegiatan ini bertema 'Sharing Our Similarities, Celebrating Our Differences' dan dilaksanakan tanggal 28-29 November 2015.
Hadir dalam acara ini adalah Deputi Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana, Dubes RI Herman Prayitno, Konjen RI di Penang Taufik Rodi, dan Direktur Pemasaran Mancanegara Wilayah Asia Kemenpar Rizki Handayani. Festival Indonesia dilaksanakan di lapangan terbuka Padang Esplanade, Georgetown, Penang, Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini banyak warga Penang yang sudah berkunjung ke Indonesia, namun terbatas ke Bandung, Jakarta atau Bali. Nah festival ini menunjukkan masih banyak destinasi wisata Indonesia yang belum mereka kenal," kata Pitana dalam rilis Kemenpar kepada detikTravel, Senin (30/11/2015).
Menteri Pariwisata Penang, Danny Law, menyambut baik festival Indonesia 2015. Danny mengharapkan, kegiatan semacam ini akan mempererat hubungan selain juga mengenalkan destinasi Indonesia selain Bandung kepada warga Penang.
Kenapa memilih Penang? Menurut Rizki Handayani, kegiatan serupa dilakukan secara pararel di Ho Chi Minh, Vietnam dan Melaka, Malaysia. Sebelumnya, acara serupa digelar di Bangkok, Thailand.
Sementara itu Dubes RI untuk Malaysia, Herman Prayitno mengatakan Indonesia dan Malaysia negeri serumpun. Meski begitu banyak hal dari budaya Indonesia yang belum dikenal masyarakat Penang. Kegiatan promosi harus terus menerus dilakukan, namun harus diikuti realisasi perbaikan kualitas pariwisata di Indonesia.
"Jangan sampai kita sudah promosi begini atau begitu, tapi kenyataan di lapangan berbeda. Itu akan membuat kecewa," jelas Herman.
Ditambahkan oleh Konjen RI di Penang, Taufik Rodi, pendapatan warga Penang adalah tertinggi kedua setelah Selangor. "Mereka suka bepergian. Dan Indonesia merupakan tujuan penting," tegas Taufik.
(shf/arradf)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang