Kota Manado ingin makin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Untuk itu, tahun 2016 mendatang akan diselenggarakan Bunaken Jazz Festival agar makin banyak turis liburan ke sana.
Rencana ini diungkap dalam acara Forum Sulawesi Utara yang diselenggarakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementrian Pariwisata. Forum Sulawesi Utara merupakan gabungan stakeholder di bidang pariwisata, baik swasta maupun pemerintah yang bertujuan mempopulerkan berbagai destinasi wisata di provinsi tersebut.
"Festival jazz ini memang bertujuan mengangkat kekayaan musikal dari masing-masing daerah. Ini yang pertama di Bunaken," ujar Agus Setiawan Basuni, Direktur Festival Bunaken Jazz Fiesta kepada para wartawan, Senin (7/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tantangan menyelenggarakan festival jazz itu memang ada di 3 tahun pertama. Biasanya tahun pertama sukses karena euforia. Begitu tahun kedua, dukungan mulai menurun, tetapi itu sudah jadi tugas kami untuk membuat festival jazz yang konsisten dan berkelanjutan," lanjut Agus yang juga menjabat sebagai Managing Director Warta Jazz, sebagai penyelenggara event tersebut.
Agus bermimpi dari penyelenggaraan Festival Bunaken Jazz Fiesta, bisa menelurkan musisi jazz lokal yang berkualitas. Selain itu, festival jazz di Bunaken ini menjadi satu atraksi untuk makin menarik wisatawan datang ke sana tahun depan.
"Kami akan buat kategori baru, namanya Kolintang Jazz. Saya ingin 5-10 tahun ke depan alat musik Kolintang ini bisa dimainkan di berbagai negara. Mimpi saya ada artis Internasional sekelas Sting atau Stevie Wonder datang ke Manado, berkolaborasi dengan artis lokal. Itu cara berpromosi yang efektif juga," terang Agus.
Rencananya festival jazz ini akan diselenggarakan pada semester kedua tahun 2016 mendatang. Namun Agus belum bisa memberikan tanggal pastinya, mengingat ada berbagai pertimbangan yang harus diperhatikan. Untuk komposisi musisi, Agus memastikan akan memberi porsi 40% kepada musisi jazz lokal, sisanya 40% musisi national, baru kuota 20% untuk musisi internasional.
"Untuk durasi acara, kita masih belum bisa umumkan terkait di beberapa daerah berlaku jam malam, di atas jam 22.00 malam, penonton sudah sepi karena harus pulang. Kami belum bisa menargetkan jumlah pengunjung, kita nantikan saja," tutup Agus.
(rdy/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh