Objek wisata yang berdiri sejak 1 Maret 1958 ini memang tersohor. Lintas generasi sudah merasakan liburan di lokasi tersebut. Wajar saja jika taman ini sebagai salah satu tempat legendaris.
"Di tempat ini memiliki tiga konsep yaitu sebagai taman pendidikan, taman terbuka hijau dan taman rekreasi. Nah, kehadiran taman rekreasi ini sebagai penunjang untuk taman pendidikan dan taman terbuka hijau," ujar Wakil Pengawas Taman Lalu Lintas Bandung Hadi Purwanto di ruang kerjanya, Jumat (25/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wisatawan dan masyarakat Bandung yang menyerbu Taman Lalu Lintas (Baban/detikTravel)
Taman Lalu Lintas beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Area rekreasi ini memiliki lahan luas yang dikelilingi pohon-pohon besar serta rindang sehingga suasananya sejuk dan segar.
Pengelola membanderol tiket masuk Rp 7.000 perorang. Sarana permainan berbayar anak-anak yang tersedia di area ini cukup murah. Tiap wahana memperlakukan harga karcis Rp 5.000. Arenanya antara lain bermain sepeda, tricker, kolam pancing, kereta api dan kereta motor.
"Tentu di taman ini anak-anak bisa mengenal rambu-rambu lalu lintas. Jadi, anak-anak bermain sambil belajar," ucap Hadi.
Salah satu pengunjung, Eni Rohaeni (31), mengaku senang mengajak kedua anaknya liburan di Taman Lalu Lintas. "Saya masih kecil dulu sering ke sini. Sekarang giliran anak-anak saya main di Taman Lalu Lintas. Seru tempatnya, anak-anak juga betah," ujar warga Kopo ini.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru