"Dari data Kemenaker (Kementerian Ketenagakerjaan), industri pariwisata dinilai paling siap dibanding industri-industri lain di Indonesia untuk MEA," katanya kepada detikTravel setelah 'Rakor Tindak Lanjut Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba' di di IT Del Laguboti, Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (9/1/2016).
Arief menambahkan, sampai tahun 2015 kemarin, sudah ada 125 ribu tenaga kerja di bidang pariwisata. Mereka telah amendapat sertifikasi standar ASEAN atau Mutual Recognition Arrangement (MRA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kemenpar sudah mempersiapkan 28 standar usaha pariwisata (7 standar usaha pariwisata sudah ditetapkan dalam Kepmen dan 21 di antaranya masih dalam draft), serta menyiapkan 1.500 auditor standar usaha pariwisata. Menpar juga memfasilitasi sertifikasi kompetensi tenaga kerja bidang pariwisata serta pendirian 12 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang pariwisata. (sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang