Pantauan detikTravel, Jumat (15/1/2016) Arief Yahya memulai perjalanannya dengan berjalan kaki dari Hotel Mercure kemudian menyusuri Jalan Sabang, lalu mengarah ke Jalan H Agus Salim. Menpar lalu menuju ke Ibis Hotel Tamarind dan berbincang-bincang dengan Sebastien Marty, General Manager hotel tersebut.
Senyum Arief mengembang di sepanjang jalan karena menyaksikan situasi sudah kembali normal. Jalanan ramai, warung makan penuh, seakan tidak pernah terjadi tindakan terorisme yang kemarin berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hotel-hotel yang dikunjungi Arief mengungkapkan tingkat hunian pasca kejadian relatif normal. Sepanjang kemarin ratenya mencapai 60%. Malah pada hari kejadian, ada hotel yang okupansi ratenya mencapai 90%.
Sebastien Marty, GM Ibis Hotel Tamarind mengakui ada dampak setelah kejadian. Namun menurutnya itu reaksi yang wajar dan normal, serta bersifat sesaat.
"Kalau cancel hampir tidak ada, cuma dijadwal ulang saja. Reschedule, banyak tamu yang setelah kejadian hold reservasi. Tapi itu reaksi yang wajar. Okupansi rate hari ini 75%, ini bagus," kata Sebastien.
Menpar mengapresiasi kinerja cepat pihak kepolisian dan jajarannya karena hanya dalam hitungan jam, suasana sudah terkendali.
"Pariwisata hal yang sensitif terhadap isu keamanan. Impactnya harus kita perkecil dengan recovery yang cepat. Ini terhitung cepat, kejadian jam 11, jam 5 sudah normal," ungkap Arief.
Hingga pukul 21.00 WIB, Menpar masih menyusuri hotel di kawasan Thamrin. Menpar hendak menuju ke Hotel Pullman di Bundaran HI dengan mengendarai mobil. (fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama