Kejadian ledakan di Thamrin pada 14 Januari 2016 menjadi pemberitaan internasional. Namun berkat penanganan cepat polisi, respons positif masyarakat, dan antisipasi pemerintah, kondisi dapat dipulihkan.
Dunia pariwisata Indonesia sempat terguncang, para pelaku wisata sempat khawatir. Namun, ketakutan itu tidak terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arief, Menpar bergerak cepat pasca ledakan Thamrin untuk menenangkan dunia pariwisata Indonesia. "Ada tiga tahapan tim crisis center bergerak. Pertama, tahap Emergensi. Kedua, tahap Rehabilitasi. Ketiga, tahap Normalisasi," jelas Menpar.
Emergency dilakukan pada 14-16 Januari 2016. Kegiatannya mulai respons cepat, kontak emergency dan keterangan pers kepada media agar tersampaikan pesan kepada industri pariwisata bahwa situasi sudah terkendali dengan cepat.
Β "Dalam kasus Thamrin lalu, kami menyampaikan polisi telah melakukan penanganan, dan dalam 5 jam sudah terkendali dengan baik. Statement ini membuat industri pariwisata merasa lega, aman dan tidak was was," katanya.
Langkah selanjutnya menyetop sementara promosi wisata Indonesia selama 3 jam pada hari kejadian dari sore ke malam hari. Kemudian Kemenpar melakukan tindakan Assure Industry untuk memastikan semua sektor pariwisata tetap beroperasi dengan normal.
"Kami sudah cek 14 hotel di seputar kawasan Thamrin, semua aman. Tidak ada cancellation, tidak ada yang check out lebih cepat. Kami sudah sudah pantau perhotelan dan penerbangan di Bali, Batam, Jogja, semua aman," jelasnya.
Kini Kemenpar melakukan fase rehabilitasi yang berlangsung dari 17-31 Januari 2016. Kerusakan paling parah akibat insiden Thamrin itu adalah imej Pariwisata Indonesia, itulah yang harus direhabilitasi. Selanjutnya 1-14 Februari 2016 adalah masanya normalisasi agar semua kembali seperti sedia kala.
"Krisis bisa saja terjadi di mana saja, dan kapan saja. Kita tidak pernah meminta, tapi kalau dia datang kita wajib tahu, langkap apa saja yang harus dilakukan," pungkasnya. (shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang