Fossils and Climate Change Museum berlokasi di dekat Kota Fayoum, sekitar 150 Km sebelah barat daya Kota Kairo, Mesir. Lokasinya persis di tengah Gurun Sahara. Mesir mendaulat, ini adalah museum fosil pertama di Timur Tengah.
Museum tersebut baru dibuka untuk wisatawan beberapa hari lalu. Hal tersebut diberitakan media-media internasional antara lain Daily Mail dan The National. Mengutip berbagai sumber, Selasa (19/2/2016), bangunan museum yang berwarna pasir membuat Fossils and Climate Change Museum tampak menyatu dengan Gurun Sahara. Museum ini didesain oleh arsitek asli Mesir, Gabriel Mikhail.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fosil Basilosaurus isis (AFP)
Di museum ini, traveler bisa melihat beragam fosil hewan purba. Ada fosil Basilosaurus isis, spesies paus yang memiliki kaki. Ada pula fosil hewan lainnya seperti kepiting purba dan jenis paus lainnya.
(Getty Images)
Kementerian Pariwisata Mesir berharap, museum ini menjadi daya tarik wisatawan setelah jumlah turis berkurang drastis sejak 2013 silam. Jangan lupa berkunjung saat punya kesempatan traveling ke Mesir!
(Getty Images) (sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?