"Destinasi Bali kan untuk promosi. Untuk pengembangan destinasi beda lagi," ujar Menpar Arief Yahya, saat meninjau booth Wonderful Indonesia dalam Travex 2016 di sela-sela ASEAN Tourism Forum (ATF) 2016 di SMX, Manila, Jumat (22/1/2016) kemarin.
Saat meninjau, Arief sempat kecewa karena salah satu peserta booth tidak dapat menyebutkan total penerimaan selama mengikuti booth. Mereka menjawab masih menunggu kepastian angka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menpar Arief Yahya (Niken/detikTravel)
Booth Wonderful Indonesia terdiri dari penjual seperti hotel dan travel. Hotel-hotel paling banyak menjajakan Bali. Hotel yang mengikuti booth yakni bintang 4 dan 5.
Asisten Deputi Pemasaran Mancanegara untuk kawasan Asia Tenggara Kemenpar, Rizky Handayani mengatakan mayoritas pembeli puas dan tertarik pada booth Indonesia. Apalagi pada tahun ini Indonesia menonjolkan hal yang berbeda seperti menampilka. coklat dari Aceh, Toraja dan Bali.
"Banyak yang nggak tahu Indonesia penghasil coklat. Dengan adanya ini banyak yang tertarik," kata Rizky. Menpar juga ikut mencicipi coklat tersebut.
Seorang pembeli, Meinhard Hiler dari Jerman sangat menyukai destinasi Indonesia tidak hanya Bali. Dia bahkan membeli 100 paket wisata.
"Saya menyukai destinasi di Indonesia. Borobudur, Prambanan," katanya.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru