Kejadian itu pun ramai diberitakan oleh media lokal AS NBC San Diego, CBS 8, hingga media News Australia. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Selasa (9/2/2016) bangkai kapalnya yang terkubur di Pantai Coronado muncul kembali setelah terkena topan El Nino.
Pada awalnya, Kapal SS Monte Carlo yang diresmikan tahun 1921 berfungsi sebagai kapal tanker pengangkut oli di pesisir Pantai Coronado, California, AS. Namun entah bagaimana, pada tahun 1936 kapal tersebut malah dialihfungsikan sebagai lokasi judi hingga prostitusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pengakuan dari Direktur Coronado Museum of History & Art, Joe Ditler, ia pernah mendengar laporan dari salah satu tamu kapal yang menyaksikan perempuan kurus dalam balutan pakaian ketat yang menari di atas meja roulette. Menguatkan isu perjudian dan prostitusi yang terjadi di Kapal SS Monte Carlo dahulu kala seperti diberitakan NBC San Diego.
Namun pada perayaan Tahun Baru 1936, sebuah badai dahsyat menenggelamkan kapal tersebut di Pantai Coronado keesokan paginya. Seiring dengan berjalannya waktu, bangkai kapal itu pun tertutup oleh pasir dan hilang sama sekali.
Terakhir kali bangkai kapal itu terlihat pada tahun 2010 silam. Namun terjadinya badai El Nino beberapa waktu lalu di AS malah semakin menyingkap sisa kapal SS Monte Carlo seperti diberitakan media CBS 8.
Rumornya masih ada koin perak dengan total hingga USD 140.000 atau sekitar Rp 1,8 Miliar yang tersebar di sekitar bangkai Kapal SS Monte Carlo. Atas kemunculannya kembali, tidak sedikit wisatawan yang mampir untuk melihat bangkai dari kapal yang konon disebut berdosa itu.
Kapal SS Monte Carlo yang terdampar tahun 1936 (Coronado Public Library) (krn/rdy)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah