"Sekarang sudah turun statusnya. Bromo sudah cantik jelita, tidak galau lagi," ujar Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ayu Dewi Utari kepada detikTravel, Senin (29/2/2016).
Ayu menambahkan, kawasan Gunung Bromo kini sudah bisa dimasuki wisatawan. Namun belum semuanya dibuka, masih sebatas sampai Lautan Pasir saja serta kendaraan seperti motor trail dan mobil Jeep dilarang masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengapa kendaraan belum boleh masuk? Ayu menjawab karena masyarakat Tengger yang memeluk agama Hindu dan tinggal di kawasan Bromo sedang dalam rangkaian acara Nyepi, Wulan Kepitu. Jadi, mereka sedang menyucikan Bromo dari kendaraan-kendaraan.
"12 Maret nanti, baru boleh masuk kendaraan. Sekarang, jangan coba-coba naik kendaraan karena masih dipalang oleh pihak taman nasional dan juga dijaga masyarakat setempat," tutupnya.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong