Kemenpar ambil bagian dalam Jeongwol Daeboreum Fire Festival di Pulau Jeju. Di sanalah, destinasi Indonesia dikenalkan untuk menarik lebih banyak kunjungan turis Korea Selatan.
"Wisatawan dari Korea itu nomor 6, setelah Singapore, Malaysia, Tiongkok, Australia dan Jepang," ujar Menpar Arief Yahya dalam rilis yang diterima detikTravel, Sabtu (5/3/2016).
Menurut Arief, orang Korea sudah familiar dengan Indonesia. Mereka sudah mengenal berbagai destinasi, seperti Bali, Batam-Bintan, Jakarta dan lainnya. Lagipula, cukup mudah mencari restoran Korea di Jakarta dan banyak membership golf yang berkewarganegaraan Korea juga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di ajang Jeongwol Daeboreum Fire Festival di Pulau Jeju, Kemenpar ikut turut serta. Vinsensius Jamedu, Asdep Pengembangan Pasar Asia Kemenpar, mengatakan Indonesia adalah satu-satunya negara Asia Tenggara yang tampil. Sisanya diikuti negara-negata di Benua Amerika dan Eropa.
Dari paparan Vinsensius ada lima negara selain Korea Selatan yang terlibat dalam festival yang memamerkan berbagai pertunjukan dari api tersebut. Di antaranya ada Indonesia, Amerika Serikat, Jerman dan Jepang. Selain itu, Kemenpar juga mengenalkan dan mempromosikan destinasi-destinasi Indonesia serta membranding lebih dalam Wonderful Indonesia.
"Sekarang kami mulai memperkenalkan tempat-tempat indah lainnya. Kami tunjukkan kepada masyarakat Korea bahwa Indonesia juga punya Yogyakarta , Solo, Bandung, Lombok dan Manado yang juga punya beragam destinasi yang eksotik seperti Bali," urainya.
Tahun 2016, Kemenpar menargetkan untuk mendatangkan 400 ribu kunjungan wisatawan Korea. Naik dari gapaian 2015 yang tercatat 338.671 orang.
Korea adalah pasar yang agresif. Saat Bebas Visa Kunjungan (BVK) diterapkan, jumlah kunjungan turis Korea naik tajam. Di Great Batam saja, turis Korea sudah nangkring di posisi dua di bawah Tiongkok.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong