Banyak Turis Hong Kong Cuma Tahu Bali, Butuh Strategi Promosi Baru

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Hong Kong

Banyak Turis Hong Kong Cuma Tahu Bali, Butuh Strategi Promosi Baru

Danu Damarjati - detikTravel
Kamis, 10 Mar 2016 18:50 WIB
Banyak Turis Hong Kong Cuma Tahu Bali, Butuh Strategi Promosi Baru
Kepala VITO Hong Kong, Ricky Tse (Danu/detikTravel)
Hong Kong -

Kebanyakan traveler Hong Kong ‎masih menjadikan Bali sebagai primadona wisata di Indonesia. Ini karena promosi pariwisata dari Indonesia belum terlalu gencar.

"‎Sebenarnya masyarakat Hongkong sudah tahu Indonesia, tapi tahunya Bali. Kita perlu memberitahu, Indonesia itu besar, ada Yogyakarta, Danau Toba, Raja Ampat, dan sebagainya," kata Kepala Visit Indonesia Tourism Officers (VITO) Hongkong, Ricky Tse, di Hotel Prudential, 222 Nathan Road, Tsim Shat Tsui, Kowloon, Hongkong, Kamis (10/3/2016).

Maka Kementerian Pariwisata mengusahakan promosi kepada khalayak internasonal, termasuk Hongkong‎, agar mengenal tempat wisata lain. Caranya dengan meminta bantuan VITO, lembaga bawahan Kementerian Pariwisata yang dipimpin warga negara setempat, seperti Ricky Tse warga Hongkong yang sudah fasih berbahasa Indonesia ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila dieksplorasi lebih lanjut, kata Ricky, sebenarnya ada pula publik Hong Kong yang ingin menengok wisata candi di Yogyakarta dan sekitarnya. Hanya saja jumlah mereka masih kalah ketimbang publik yang hanya mengenal Bali saja sebagai tempat yang layak dikunjungi.

"Kita punya potensi gede. Maka kita perlu mendorong sektor pariwisata secara berkelanjutan, tak hanya promosi yang sekali dilakukan kemudian putus," kata Ricky.‎

Arus turis ke Indonesia dari Hongkong cukup banyak. Untuk penerbangan, ada lima rute langsung dari Hongkong ke Bali. Yakni tiga dari Hongkong Airlines, satu Garuda Indonesia, dan satu Cathay Pacific. Setiap harinya, ada 1.000 wisatawan dari Hongkong ke Bali.‎

"Seribu seat (kursi penerbangan) tiap hari dari Hongkong ke Bali," kat‎a Ricky.

Hongkong menjadi tempat transit orang-orang di sekitarnya termasuk dari Tiongkok Daratan untuk bepergian ke luar negeri, termasuk ke Bali. Maka fakta ini juga menjadi potensi untuk memperbesar jumlah wisatawan ke seluruh Indonesia, tak hanya ke Bali saja tentunya.

Ricky sudah menjalankan bisnis pariwisata Indonesia-Hongkong sejak 1980. Dia direkrut menjadi Kepala VITO Hongkong sejak awal tahun ini.

Kementerian Pariwisata dibantu VITO Hongkong akan menggelar acara 'Direct Promotion (Promosi Langsung) Indonesia in Hongkong 2016 di Mikiki Mall, San Po Kong, Kowloon, Hong Kong, pada 12 hingga 13 Maret besok. Promosi pariwisata akan digelar dan diisi dengan tari-tarian serta musik tradisional Indonesia.

(dnu/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads