Apa jadinya ketika traveler sedang naik pesawat kemudian tercium bau tidak sedap? Pasti mengganggu! Itulah yang dirasakan oleh penumpang maskapai United Airlines di AS yang berangkat dari Newark, New Jersey menuju ke Austin, Texas.
Alih-alih melanjutkan perjalanan sampai ke Austin, pesawat dengan nomor penerbangan 1704 ini terpaksa balik badan kembali ke Bandara Internasional Newark Liberty. Tentu aja kejadian ini menjadi pemberitaan beberapa media di AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun baru 20 menit mengudara, salah satu kru pesawat mencium bau tidak sedap di dalam kabin pesawat. Baunya sangat kuat, namun belum diketahui bau apakah tersebut.
Tak ingin mengambil resiko, pilot pesawat akhirnya memutuskan untuk putar balik kembali ke Bandara Newark untuk memastikan semuanya aman dan terkendali. Bagaimanapun juga keselamatan penumpang adalah yang utama.
Pesawat pun mendarat dengan selamat di Bandara Newark selang setengah jam kemudian. Salah satu penumpang pesawat tersebut bernama Edgito pun memberikan kesaksiannya lewat sosial media.
"Ini baru pertama kalinya buatku. Di tengah perjalanan, penerbangan United Airlines kemabli ke Newark karena bau. Semuanya baik-baik saja, pilotnya sangat profesional," tulis Edgito lewat akun Twitternya @itsedgito.
Ini bukan kali pertama kasus bau tidak sedap muncul di dalam pesawat sehingga memaksa pesawat tersebut untuk putar balik. detikTravel pernah menulis tentang pesawat British Airways yang balik kanan karena tercium bau tinja dari toilet.
BACA JUGA: Bau Tinja di Toilet, Pesawat Ini Balik Kanan
Beruntungnya semua penumpang yang naik pesawat ini dilaporkan dalam keadaan baik-baik saja, tanpa gangguan kesehatan apapun. Kejadian ini sedang diinvestigasi oleh pihak yang berwenang untuk mencari sumber bau tersebut.
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru