Sebelumnya dalam pemberitaan detikTravel, Selasa (22/3/2016), disebutkan bahwa program 'Saya Cinta Lumba-Lumba' yang diselenggarakan di wahana Ocean Dream Samudra untuk menyambut long weekend Paskah, merupakan bentuk kerjasama Taman Impian Jaya Ancol dengan WWF Indonesia.
BACA JUGA: Long Weekend Paskah, Belajar Cinta Lumba-lumba di Ocean Dream Samudra
Namun pada Kamis (24/3/2016), WWF Indonesia mengeluarkan klarifikasi terhadap pemberitaan ini. WWF Indonesia memang hadir melalui Panda Mobile, namun sama sekali tidak terlibat dengan program 'Saya Cinta Lumba-lumba' yang diselenggarakan di Ocean Dream Samudra, Taman Impian Jaya Ancol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kehadiran Panda Mobile di TIJA merupakan salah satu dari kegiatan rutin Panda Mobile dalam menyampaikan pesan-pesan konservasi melalui beberapa kegiatan seperti story telling, mewarnai, pemutaran video dan permainan edukatif yang menjangkau ruang publik seperti sekolah, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, perumahan maupun taman rekreasi.
Program yang disiapkan oleh Panda Mobile untuk pengunjung TIJA pada hari-hari tersebut adalah terbatas pada kegiatan berupa:
a. Edukasi konservasi melalui permainan
b. Storytelling
c. Praktek 3R; Reuse, Reduce, Recycle
2. Konten progam yang dilakukan oleh Panda Mobile dalam kunjungannya sepenuhnya adalah wewenang WWF Indonesia dengan berdasar pada prinsip-prinsip kerja konservasi WWF Indonesia. Pihak lain yang akan menjadi fasilitator kegiatan di Panda Mobile seperti disebutkan pihak TIJA, "Teen GoGreen" maka mereka harus melalui pelatihan dan edukasi dari Tim Panda Mobile WWF Indonesia sebelum kegiatan berlangsung.
3. WWF Indonesia tidak pernah memberikan ijin kepada pihak manapun, juga termasuk oleh pihak yang akan kedatangan Panda Mobile, untuk mempergunakan Panda Mobile sebagai alat promosi barang ataupun jasa.
4. Kehadiran Panda Mobile di TIJA sama sekali bukan merupakan dukungan WWF-Indonesia dan tidak ada hubungannya dengan pertunjukan satwa yang dilakukan di wahana-wahana Taman Impian Jaya Ancol.
5. WWF Indonesia, bersama lembaga mitra, masih konsisten untuk mendorong agar kegiatan sirkus keliling yang melibatkan satwa, khusunya satwa dilindungi, seperti lumba-lumba dilarang. Sementara untuk kegiatan sirkus yang telah memiliki ijin, WWF Indonesia mendorong agar diterapkan peraturan yang lebih ketat untuk menjamin kesehatan, kesejahteraan dan kelestarian satwa yang dilibatkan.
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru