Yang Harus Kamu Tahu Saat Bertemu Ular di Australia
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Australia

Yang Harus Kamu Tahu Saat Bertemu Ular di Australia

Afif Farhan - detikTravel
Selasa, 29 Mar 2016 09:20 WIB
Yang Harus Kamu Tahu Saat Bertemu Ular di Australia
Ular eastern brown (Thinkstock)
Gold Coast - Australia adalah habitat alami bagi ular. Malah tak sedikit, ular yang masuk dalam daftar berbahaya karena punya bisa kuat dan sanggup membunuh manusia.

"Di wilayah mana pun di Austrlia, terdapat ular. Ular dan buaya, merupakan reptil yang sudah umum dijumpai di sini," ujar Darran Wallace, pemandu dari operator tur Southern Cross 4WD Tours kepada detikTravel kala menjelajahi Gunung Tamborine atas undangan Tourism & Event Queensland beberapa waktu lalu.

Menurut Darran, kontur alam dan cuaca di Austrlia adalah 'rumah' yang nyaman untuk tempat tinggal ular. Yang harus kita tahu, beberapa ular di Australia masuk dalam jajaran hewan yang mematikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari informasi yang dirangkum detikTravel, beberapa di antaranya seperti ular taipan (Oxyuranus) yang bisanya bisa membunuh manusia dalam waktu 1 jam, ular eastern brown (Pseudonaja textilis) punya bisa jenis neurotoxic atau bisa yang menyerang syaraf dan penggumpalan darah, ular inland taipan (Oxyuranus microlepidotus) yang dinilai bisanya paling mematikan di dunia karena 50 kali lebih kuat dari kobra Jawa dan 10 kali lebih kuat dari ular derik dan ular death Adders yang bisanya mampu menyebabkan kelumpuhan pada manusia.


Ular Taipan (Thinkstock)

Darran melanjutkan, tak jarang banyak kasus orang yang tergigit ular di Australia. Alangkah baiknya, jika ditangani dengan cepat dan mendapat bantuan tim medis. Namun jika tidak, nyawa yang menjadi taruhannya!

Namun di balik serangan dan bisa ular yang berbahaya, Darran pun memberitahu hal-hal penting yang harus kita lakukan saat bertemu ular (baik di Australia atau di negara-negara lain). Pertama, adalah jangan menganggu ular tersebut!

"Tahu tidak apa penyebab banyak orang Australia tergigit ular. Itu karena, 90 persen dari mereka mencoba untuk membunuh ularnya. Lalu, 10 persennya, mencoba untuk memindahkan ular. Itu yang membuat ular merasa terancam dan akan menyerang," papar Darran.

Maka dari itu, Darran mengingatkan untuk tidak mencoba menganggu atau menyerang ular di alam liar. Jika melihat ular, segera tinggalkan pelan-pelan. Jangan malah berusaha untuk menimpuknya dengan batu dan mengusirnya.

"Memang ada ular yang agresif, tapi jarang sekali mereka menyerang manusia lebih dulu. Mereka akan menyerang jika merasa terancam. Maka, kita jangan mengancamnya," tutur Darran.

(aff/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads