Menteri Pariwisata 'Pecut' Pariwisata Jambi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menteri Pariwisata 'Pecut' Pariwisata Jambi

Afif Farhan - detikTravel
Senin, 11 Apr 2016 15:30 WIB
Menteri Pariwisata Pecut Pariwisata Jambi
(Muhammad Usman/detikTravel)
Jakarta -

Jambi pelan-pelan mulai menunjukkan potensi wisatanya. Maka dari itu, perlu pergerakan cepat agar Jambi menjadi destinasi wisata nasional dan mendunia.

"Ini bagus lho, promosi wisata Jambi, gubernurnya langsung menemui saya. Jualan langsung dan saya sangat mengapresiasi," kata Menpar Arief Yahya saat acara 'Direct Promotion Tourism Jambi' di Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2016).

Dalam acara tersebut, hadir pula Gubernur Jambi Zumi Zola. Arief pun menjelaskan, dirinya sengaja panjang lebar memberikan pesan untuk pariwisata Jambi, mumpung kepala-kepala daerahnya dan gubernurnya hadir dalam satu acara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk jualan pariwisata, ditunjang dengan advertising yang bagus. Lebih efektif lagi jika brandingnya kuat," tutur Arief.

Jambi kini menjual pariwisatanya dengan tagline 'Adventure & Culture Paradise'. Sedangkan ikon wisata yang dipilih, adalah Gunung Kerinci.

"Untuk mendatangkan banyak turis, bandara harus berskala internasional. Tadi saya dengar kata Pak Gubernur, 2015 baru 15 ribu turis. Sumatera Utara sudah ratusan ribu dan Bali sudah 4 juta. Ayo bandaranya dibuat internasional biar lebih banyak pesawat yang mendarat," ungkap Arief.

Urusan destinasi wisata, Jambi punya segalanya. Dari alam, kuliner, sejarah hingga budaya semuanya ada di sana. Ke depan, adalah bagaimana masalah promosi dan branding Gunung Kerinci yang diperkuat. Disertai dengan pembenahan di sektor aksesbilitas dan akomodasi.

"Gubernurnya tolong jangan lelet. Semuanya kadis dan kepala daerah bersatu. Jambi bisa lebih cepat dari top 10 destinasi Indonesia kalau mau. Kita berharap Jambi jadi destinasi pariwisata nasional dan destinasi Pariwisata global," tutup Arief.

(aff/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads