Kebanyakan air terjun hanya merupakan air yang meluncur dari tebing. Kalaupun ada yang berbeda, hanya berundak-undak menjadi tingkatan.
Tidak dengan air terjun yang satu ini. Karena Air Terjun Benang Kelambu terlihat seperti kelambu. Di air terjunnya, tumbuh pepohonan yang menjuntai dengan cantik. Airnya pun turun dengan dramatis, menjadikannya terlihat dari kelambu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Yudhistira/detikTravel)
detikTravel pun berkunjung ke sana akhir pekan kemarin. Ternyata ada sisi buruknya dari nama objek wisata yang terkenal. Yang pertama adalah toilet dan area ruang ganti yang jorok.
Tempat ganti baju yang ada di tiga bilik itu agak kotor dan jorok. Meski pengguna bayar Rp 2 ribu, namun kebersihan kamar mandinya tidak terjaga.
Bau pesing pun menyeruak tak kala detikTravel ganti baju. Di dalam bilik tidak ada penerangan. Jadi pintu harus sedikit dibuka agar cahaya dari luar bisa masuk ke dalam.
(Yudhistira/detikTravel)
Selain itu, sampah juga terlihat bertebaran di mana-mana. Sungguh tak sedap dipandang mata.
"Jadi jorok dengan sampah-sampah di mana-mana. Sampah shampo, sabun, bahkan odol pun ada. Tapi tidak dibuang ke tong sampah. Padahal tong sampah disediakan. Kadang objek yang indah dirusak karena ulah para pengunjungnya juga," kata salah satu pengunjung bernama Intan yang merupakan turis dari Cilacap kepada detikTravel.
Ayolah, jangan membuang sampah sembarangan di tempat seindah air terjun ini. Karena hal itu akan membuat keindahan air terjun ini berkurang. Pengelola air terjun sudah menyediakan tempat sampah, namun banyak sekali pengunjung yang malas untuk buang sampah.
(Yudhistira/detikTravel)
(yds/arradf)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok