Sejak Kapan Derawan Mulai Terkenal?
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sejak Kapan Derawan Mulai Terkenal?

- detikTravel
Senin, 02 Mei 2016 14:10 WIB
Sejak Kapan Derawan Mulai Terkenal?
Pantai di Pulau Derawan (Afif/detikTravel)
Berau - Kepulauan Derawan di Kaltim tak terbantahkan keindahannya. Alam bawah laut, pantai dan danaunya juara. Sebenarnya sejak kapan sih, Derawan mulai terkenal?

Adalah Memed, seorang pemandu lokal di Kepulauan Derawan berbagi cerita seputar pariwisata di Derawan dengan detikTravel. Pria yang sudah menetap di Pulau Derawan dari 2008 dan menikahi wanita setempat, memiliki operator tur bernama Derawan Paradise.

"Derawan itu baru terkenal di tahun 2008 dengan adanya penyelenggaraan PON XVII di Kaltim," ujar Memed di sela-sela acara Fam Trip Australian Travel Agent di Derawan Dive Resort, Pulau Derawan, pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan, beberapa spot di Kepulauan Derawan dipakai sebagai tempatnya ajang perlombaan. Beberapa perlombaan yang diadakan di sana seperti voli pantai dan perahu layar. Kemudian dari sanalah, nama Derawan terkenal dari mulut ke mulut.

"Orang-orang saat itu sudah membicarakan Derawan dari mulut ke mulut. Peliputan TV dan media-media juga menampilkan keindahan Derawan," tutur Memed.

Kemudian satu dua tahun setelahnya, operator tur-operator tur dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung berlomba-lomba menjual paket ke Kepulauan Derawan. Para peminatnya pun tak sedikit, karena memang dibuat penasaran!


Pantai-pantai di Kepulauan Derawan yang jernih! (Afif/detikTravel)

Memed yang mendirikan Derawan Paradise di tahun 2011 pun langsung kebanjiran order. Begitu banyak wisatawan yang langsung memesan paket perjalanan ke sana. Maklum saja, saat itu adalah destinasi baru yang orang jarang tahu.

"Alhamdulillah, pas buat Derawan Paradise langsung banyak pesanan. Saya kaget juga, kok langsung bisa banyak yang pesan dan langsung kirim uang DP," kenang Memed.

Pelan-pelan sampai sekarang, Derawan akhirnya sudah dikenal wisatawan domestik dan turis mancanegara. Meski jarak ke sana lumayan jauh, tapi itu tidak menjadi penghalang. Alamnya masih terjaga dan beberapa fasilitas wisata seperti penginapan sudah tersedia lengkap.

"Tersedia banyak boat, penginapan kelas resor sampai homestay dan rumah-rumah makan. Sudah mencukupilah fasilitas dan penunjang pariwisata di sini. Hanya saja kalau Bandara Maratua sudah benar-benar selesai, pasti makin banyak yang ke sini karena makin dekat," tutup Memed yang biasa disapa Pak Haji.


Penginapan homestay di Derawan (Afif/detikTravel)


Salah satu rumah makan di Derawan (Afif/detikTravel)

(/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads