Pemerintah sudah merilis 169 negara yang dibebaskan dari kewajiban memiliki visa untuk tujuan kunjungan ke Indonesia. Hal ini berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada bulan Maret 2016 lalu.
Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM), Yasonna H Laoly menceritakan saat-saat pemerintah memberlakukan kebijakan bebas visa tersebut. Sambil tersenyum dan sedikit tertawa, dia berujar sempat 'berantem' dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya terkait hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yasonna menjelaskan, ada negara-negara yang rentan soal kemanan terkait terorisme dari yang diberikan bebas visa. Bebas visa sendiri pun sebenarnya merupakan kebijakan suatu negara, boleh dilakukan boleh tidak.
"Kalau kita berikan bebas visa, kita tahulah negara mana yang potensial terorisme dan awalnya perdebatannya di situ," katanya.
Nah, bebas visa yang diberikan Indonesia adalah bertujuan untuk meningkatkan kunjungan turis yang nantinya akan meningkatkan devisa negara. Atas dasar itulah, Yasonna pun mendukung pemerintah terkait kebijakan bebas visa tersebut.
"Ya akhirnya saya tahu, kita bisa menarik banyak turis ke negara kita melalui itu. Jumlah kunjungan naik dan menjadi pendapatan yang besar untuk negara. Pendapatan devisa dengan cepat adalah pariwisata," tuturnya.
Dengan bebas visa untuk 169 negara, diharapkan target kunjungan 20 juta turis pada 2019 akan tercapai. Selain bebas visa, tiap daerah, Kementerian Pariwisata, para pelaku usaha wisata dan kementerian terkait seperti Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat harus saling bekerja sama untuk membenahi dan memoles pariwisata Indonesia agar makin hebat lagi!
"Ah berantemnya (sama Pak Arief Yahya) cuma debat kok, nggak beneran," kata Yasonna sambil tertawa.
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun