Ambisi Thailand Jadi Destinasi Wisata Olahraga Kelas Dunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Thailand

Ambisi Thailand Jadi Destinasi Wisata Olahraga Kelas Dunia

Baban Gandapurnama - detikTravel
Kamis, 09 Jun 2016 08:20 WIB
Ambisi Thailand Jadi Destinasi Wisata Olahraga Kelas Dunia
Suasana Thailand Travel Mart 2016 di Chiang Mai (Baban/detikTravel)
Chiang Mai - Thailand menyimpan ambisi jadi destinasi wisata olahraga kelas dunia. Untuk mewujudkannya, mereka siap jor-joran menggelar aneka event olahraga tingkat internasional.

Pemerintah Thailand benar-benar serius menggarap wisata olahraga. Program unggulan ini dibesut lantaran terdapat pasar dari wisatawan yang berniat melakukan perjalanan ke negara berjuluk gajah putih serta mengikuti aktivitas olahraga.

Gembar gembor soal ambisi menjadi destinasi wisata olahraga dunia ini diungkapkan Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Kobkarn Wattanavrangkul. Perempuan tersebut menyampaikan presentasi berkaitan potensi sports tourism di hadapan ratusan hadirin dalam rangkaian acara Thailand Travel Market (TTM) di Chiang Mai International and Convention Centre (CMICC), Chiang Mai, Thailand, Rabu (8/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kobkarn, industri pariwisata sebagai salah satu sektor ekonomi prioritas. Tentu saja pengembangan pariwisata akan menjadi kontributor utama sumber pendapatan devisa bagi Thailand yang penduduknya berjumlah 65 juta jiwa.

"Kami siap menggabungkan pariwisata dan olahraga menjadi satu. Kami ingin menjadikan Thailand menjadi destinasi wisata olahraga dunia," kata Kobkarn.


Kobkarn Wattanavrangkul, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand (Baban/detikTravel)

Selama ini olahraga tersohor di Thailand ialah Muay Thai. Seni bela diri tersebut sudah melanglang buana di dunia. Bahkan sekolah Muay Thai menyebar ke ratusan negara di seluruh jagat dunia.

Kobkarn menjelaskan, guna menyukseskan program unggulan industri pariwisata, pemerintah Thailand gencar mempromosikan profilnya secara global sebagai tempat untuk penyelenggaran olahraga kelas dunia. Kobkarn merunut sederet turnamen penting sejumlah cabang olahraga yang sudah dihelat di Thailand pada 2016 yaitu City Relay Bangkok (26 Maret) dan Tour Of Thailand (1-10 April).

Selain itu, Kobkarn menyampaikan seabreg agenda kompetisi olahraga yang akan berlangsung hingga akhir 2016 yaitu Asian MTB Championships dan Asian Junior MTB Championships (21-24 Juli), FIVB Volleyball World Grand Prix Finals Bangkok (6-10 Juli), King's Cup Asian Tour Golf (21-24 Julo), Challenge Kanchanaburi (22-23 Oktober), Buriram Super GT Race (8-9 Oktober), FIA World Touring Car Championship (4-6 November), Thailand Super Series (22-27 November), Jet Ski World Cup (2-4 Desember) dan Thailand Golf Championship Asian Tour (Desember).

"Kegiatan olahraga itu meliputi golf, lari maraton, sepeda voli," ucap Kobkarn.


Suasana presentasi stakeholder pariwisata di Thailand (Baban/detikTravel)

Pemerintah Thailand menujukkan keseriusannya dengan menyiapkan fasilitas pendukung berupa arena atau gelanggang olahraga. Contohnya, saat ini Thailand memiliki lebih 200 lapangan golf berskala dunia. Kehadiran lapang golf ini mampu membetot jutaaan pengunjung asal Jepang, Korea dan Eropa setiap tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Kobkarn menjelaskan pendapatan domestik dari turis internasional pada kuarter kedua 2016 mencapai sebesar 250 miliar bath. Data hingga 16 Mei 2016, kedatangan turis luar negeri menembus 7,46 juta dengan raihan pendapatan sebesar sekitar 355 miliar baht. Rincian turis asing itu yakni 2,18 juta asal Cina, 1,01 juta asal Eropa, 2,18 juta turis asal ASEAN.


Seni melukis payung di acara TTM 2016 (Baban/detikTravel)

Thailand menargetkan wisatawan mancanegara jumlahnya melonjak pada 2016. "Angka target wisatawan asing pada tahun ini sebesar 32 juta," ucap Kobkarn.

TTM 2016 berlangsung 8-10 Mei. Pembukaan acara tahunan ini dihadiri 850 delegasi dari 55 negara. Terdaftar 345 penjual dari Thailand dan negara-negara GMS serta 30d pembeli dari 55 negara yang mengikuti Even pameran industri pariwisata ini.

Cina merupakan kontingen terbesar dengan jumlah pembeli atau pelaku pariwisata sebanyak 43, disusul Inggris sebanyak 27, Australia 21, India 17, Italia 15, Afrika Selatan 13, dan Rusia 11. Selain panitia mengundang pembeli dari negara berkembang seperti Lithuania, Moldova dan Ukrania.


Barisan penjual sedang registrasi di lokasi acara TTM 2016 (Baban/detikTravel)

Sedangkan penjual terdiri operator tur, hotel dan resort sebanyak 265, agen perjalanan 24, pelaku usaha hiburan 8, transportasi 3, NTOS 4, Greater Mekong Subregion 14 dan jasa wisata lainnya 27.

Pada hari pertama acara ini berjubel pengunjung. Mereka bertransaksi di meja stan yang disiapkan panitia. Selan itu, stan cinderamata, kuliner tradisional, dan pertunjukan seni budaya Thailand menyemarakkan suasana TTM 2016.


Gadis asli Thailand sedang menjaga stand (Baban/detikTravel)

(bbn/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads