Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 14 Jul 2016 16:30 WIB

TRAVEL NEWS

Pokemon GO Dongkrak Pariwisata di Berbagai Negara

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Bermain Pokemon GO di depan Gedung Putih, Washington DC (AFP)
Bermain Pokemon GO di depan Gedung Putih, Washington DC (AFP)
Orlando - Popularitas game aplikasi ponsel Pokemon GO ternyata turut berdampak positif pada sektor pariwisata. Sejumlah destinasi dunia kian ramai gara-gara Pokemon GO.

Dengan dirilisnya game Pokemon GO baru-baru ini, dunia seakan terkena wabah Pikachu dan teman-temannya yang dulu sempat populer di tahun 1990-an. Fenomena itu pun turut populer di kalangan traveler dan mendongkrak pariwisata di berbagai negara.

Alasannya, game Pokemon GO yang menggabungkan dunia maya dengan dunia nyata lewat kamera ponsel mengharuskan traveler mencari Pokemon di lingkungan sekitar. Bahkan, banyak tempat wisata yang menjadi lokasi munculnya pokemon hingga pemberhentian (disebut PokeStops), untuk belanja pokeball.

Di Florida, AS, momentum itu bahkan digunakan oleh banyak pengelola tempat wisata untuk menarik traveler pemain Pokemon GO. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (14/7/2016) sejumlah pengelola wisata di Palm Beach pun sampai mengajak pemain Pokemon GO untuk datang via sosmed seperti diberitakan media My Palm Beach Post.

Contohnya seperti Palm Beach Zoo di West Palm Beach hingga Museum Morikami di Pantai Delray, yang menggunakan demam Pokemon GO untuk menarik wisatawan datang via sosmed. Sejumlah Pokemon memang diketahui muncul di sejumah tempat wisata hingga pusat keramaian.

Selain menarik wisatawan, mencari Pokemon di tempat wisata juga lebih aman ketimbang di jalanan. Para pencari Pokemon pun akan lebih terhibur karena bisa melihat atraksi dan koleksi yang ada.

"Saya kira itu adalah suasana yang baik untuk bermain game, bukan hanya karena aman tapi juga karena visualnya," ujar Kordinator Digital Marketing Museum Morikami, Jessica Ortega.

Hal itu pun disambut baik oleh Direktur Komunikasi Discover the Palm Beaches, Ashley Svarney. Menurut Ashley, game Pokemon GO merupakan sebuah fenomena sosial yang menarik wisatawan dan masyarakat untuk datang ke sejumlah tempat wisata.

"Game Pokemon GO merupakan sebuah kesempatan bisnis yang mengikuti trend fenomena sosial untuk menarik pengunjung dan masyarakat untuk berkunjung,' ujar Ashley Svarney.

Selain Palm Beach Zoo dan Museum Murakami, Fun Spot yang merupakan salah satu taman rekrasi di Orlando juga ikut-ikutan men-tweet postingan berbau Pokemon GO untuk menarik pengunjung seperti diberitakan Orlando Business Journal.



Tidak hanya di AS, deman Pokemon GO juga berdampak positif pada sektor pariwisata di Inggris, Kanada, Selandia Baru dan beberapa negara lain, padahal Pokemon GO belum resmi rilis di sana. Bahkan sejumlah netizen pemain Pokemon GO berpendapat, game tersebut membantu mereka untuk mengenal sejumlah objek wisata di sekitar lingkungan mereka yang baru disadari ada saat berburu Pokemon.





Efek domino dari game Pokemon GO mungkin awalnya tidak dipikirkan oleh developer Niantic yang merupakan pengembang Pokemon GO. Padahal awalnya, game tersebut hanya dibuat untuk seru-seruan saja.

"Kami telah menolong user dari seluruh dunia untuk bermain, bersosialisasi dan semakin lebih fit karena mereka harus bermain dan mengeksplore," ujar Kepala Eksekutif Niantic, John Hanke seperti diberitakan media News Australia.

Tapi di sisi lain, tak sedikit masyarakat yang mengeluhkan keberadaan para pemain Pokemon GO. Masalahnya, mereka memenuhi berbagai pusat keramaian dan dianggap mengganggu karena bikin gaduh. Sungguh suatu fenomena yang dahsyat..

Sedangkan di Indonesia, game Pokemon GO memang belum rilis secara resmi bagi pengguna Android atau iOS. Namun game itu sudah dapat diunduh dan diinstal dari pihak ketiga. Apa Anda salah satu pemain Pokemon GO? (krn/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED
Laporan dari Jepang

Foto: Kebun Bunga Seperti Pelangi

Senin, 24 Jul 2017 18:40 WIB

Di Kawasan Biei, Hokkaido, Jepang ada keajaiban alam berupa kebun bunga yang berwarna-warni seperti layaknya pelangi. Mejikuhibiniu, semuanya ada!

'Dari Tangerang untuk Indonesia'

Senin, 24 Jul 2017 18:15 WIB

Pembukaan Festival Cisadane 2017 berlangsung sangat meriah. Inilah festival di Tangerang yang menampilkan budaya, adat dan mengenalkan Sungai Cisadane.