Wisata Menyelam Indonesia Laris Manis Dijual di Malaysia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Malaysia

Wisata Menyelam Indonesia Laris Manis Dijual di Malaysia

Avitia Nurmatari - detikTravel
Senin, 01 Agu 2016 07:50 WIB
Wisata Menyelam Indonesia Laris Manis Dijual di Malaysia
Suasana pameran MIDE di Malaysia (Avitia/detikTravel)
Kuala Lumpur - Malaysia International Dive Expo (MIDE) di Kuala Lumpur ditutup sukses oleh delegasi pariwisata Indonesia. Banyak wisman tertarik datang ke Indonesia.

Ditemui usai pameran, Minggu (31/7/2016) Spesial Advisor Plataran Hotels and Resort Iwan Sitompul mengungkapkan ini pertama kali perusahaanya mengikuti MIDE, pameran diving yang bergengsi di Malaysia. Respon dari pengunjung sangat baik.

"Saya rasa ini luar biasa. Malaysia ini kan komunitasnya ekspatriatnya cukup banyak. Diver-nya juga masih muda-muda. Kebanyakan dari mereka ke Indonesia untuk sertifikasi. Jadi sangat potensial," ujarnya kepada detikTravel usai pameran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pameran ini, lanjut Iwan, banyak yang para diver banyak yang tertarik mengunjungi Pulau Komodo.

"Kita berhasil menjual paket ke Komodo. Potensinya selling di sini cukup besar. Yang deal di sini saja ada USD 6.000," bebernya.

Pemilik Raja Ampat Dive Lodge, Nyoman Kirtya juga cukup takjub dengan penjualan di MIDE 2016 ini. Raja Ampat memang paling populer diminati para diver di Malaysia.

"Ini pameran dengan penjualan terbaik. Yang tertarik banyak. Kita jual paket Komodo dan Raja Ampat dua duanya bagus. Total sekitar USD 50.000-70.000," ungkap Nyoman.

Pulau yang terdekat dengan Malaysia, yakni Pulau Weh juga diminati. Mila dari Pulau Weh Resort mengatakan, Pulau Weh cukup dikenal oleh para Diver Malaysia.

"Pulau Weh cukup terkenal. Perjalanannya cukup singkat. Di hari yang sama mereka sudah bisa tiba ke pulau. Potensi selama pameran ini cukup tinggi, di atas USD 10.000," kata Mila.

Sementara itu, Kepala Bidang Pameran Pasar Asia Tenggara, Masruroh Arifin Nurdin mengatakan, hampir seluruh lokasi menyelam di Indonesia memiliki potensi tersendiri untuk dijual. Pihaknya optimistis pameran kali ini bisa mendatangkan keuntungan bagi industri pariwisata khususnya wisata menyelam di Indonesia.

"Semua tempat diving itu unik. Makanya yang sepuluh destinasi diving favorit itu kita jual semua. Karena mereka punya pasar sendiri," pungkasnya. (rdy/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads