Kejadian ini ramai diberitakan oleh beberapa media di Denmark maupun Inggris. Ditelusuri detikTravel, Senin (8/8/2016) media Daily Mail menulis insiden ini menimpa Alexandra Burt, remaja berusia 16 tahun yang berasal dari Kota Kopenhagen, Denmark, pada Jumat (5/8) pekan lalu.
Ceritanya, Alexandra saat itu berpergian seorang diri menuju ke Kota Luton di Inggris. Dia hendak menyusul keluarganya yang sudah berada di sana terlebih dulu. Alexandra pun naik penerbangan murah milik maskapai RyanAir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas RyanAir juga langsung memberinya boarding pass, tanpa memeriksa lebih lanjut. Alexandra pun langsung naik ke dalam pesawat dan tertidur dengan pulas di kursinya. Alangkah kagetnya Alexandra, begitu terbangun dan melihat lewat jendela, dia tidak mengenali kampung halamannya.
Setelah sampai di bandara, barulah Alexandra sadar dia telah naik ke pesawat yang salah. Alexandra nyasar sampai ke Kota Dublin di Irlandia. Keluarganya yang cemas menanti, pun meminta kejelasan ke maskapai RyanAir mengapa anaknya bisa salah naik pesawat dan boarding passnya bisa tidak diperiksa.
"Tidak ada yang memeriksa boarding passnya di Kopenhagen. Aku kira kejadian seperti ini hanya ada di Film Hollywood. Alexandra baru berusia 16 tahun, kesalahannya harusnya bisa dicegah bila dilakukan pemeriksaan boarding pass dengan baik," kata Ellie Renshaw, ibunda Alexandra seperti ditulis media Stuff Selandia Baru.
Sementara itu, maskapai RyanAir mengatakan bahwa ini jelas kesalahan Alexandra yang tidak teliti membaca monitor di terminal keberangkatan. Meskipun, bisa saja terjadi kesalahan dalam sistem komputer mereka. Maskapai ini pun berjanji akan memastikan kesalahan seperti ini tidak terulang lagi.
Akhirnya, Alexandra diterbangkan kembali ke Luton pada Sabtu (6/8) pekan lalu dan telah tiba dengan selamat sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Ada-ada saja!
(wsw/rdy)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama