Parade diberangkatkan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dari Taman Bungkul. Para delegasi dinaikkan becak yang dihias dengan kembang warna-warni. Sepanjang perjalanan, mereka menyapa warga Surabaya yang menyemut di pinggir jalan.
Setelah melewati Jalan Raya Darmo, mereka dibelokkan ke Jalan Urip Sumoharjo. Dari Jalan Urip Sumoharjo, mereka turun dari becak dan berjalan menuju Monumen Bambu Runcing. Di sini, masing-masing delegasi dipersilakan menunjukkan performance nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berturut-turut performance berikutnya menampilkan delegasi dari Rumania dengan Martisorul Ensemble, Sleman dengan Tari Bergodo, Korea dengan Yang Ju Byul San Dae & Kin hei Kyung Dance, Polandia dengan Polonia Polish Folk Dance and Song Ensemble, Estonia dengan Folklore Society Leigarid , China dengan Guangzhou Group Performing Art, dan ditutup penampilan dari Balikpapan dengan Tari Gantar Umang dan Tari Kulin Bilau. Semua performance mendapat aplaus meriah dari warga yang menonton.
Diramaikan oleh acara parade (Imam/detikTravel) |
Kada mengaku baru pertama kali ini tampil di Surabaya. Dan ia cukup senang mendapat pengalaman baru mengingat ia baru belajar menari sejak tiga tahun lalu.
"Saya menikmatinya," kata Kada.
Santi, salah satu warga Surabaya merasa terhibur dengan adanya pertunjukan gratis minggu pagi ini. Santi awalnya tidak tahu jika akan ada penampilan tari-tarian di Monumen Bambu Runcing.
"Saya awalnya hanya lewat saja, kok ramai, trus saya berhenti dan ikut nonton sama anak saya," kata Santi.
Masyarakat pun ikut berjoged (Imam/detikTravel) |
"Selain itu juga bisa mempromosikan Kota Surabaya," kata Santi.
FSLB 2016 sendiri akan digelar hingga Kamis mendatang. Selain menampilkan performancenya, para delegasi akan diajak untuk mengenal lebih dekat Surabaya dengan berbagai kegiatan. (rdy/rdy)












































Diramaikan oleh acara parade (Imam/detikTravel)
Masyarakat pun ikut berjoged (Imam/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru