Rekaman video aneka pencopet beraksi di keramaian Kota Rio meramaikan media sosial di sela maraknya Olimpiade 2016. Video itu sungguh mengagetkan. Bagaimana tidak, gerombolan copet beraksi terang-terangan mengganggu orang-orang.
Pantauan detikTravel, Selasa (16/8/2016) fenomena ini pun menjadi pemberitaan berbagai media dan tentunya mencoreng wajah Brasil. Upaya Brasil menjaga keamanan wisatawan yang ingin menonton Olimpiade 2016, menjadi tampak sia-sia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pencopet ini datang dari favela, kawasan miskin kumuh di Rio. Untuk mencari penghidupan, mereka mencopet wisatawan. Parahnya, mereka melakukan aksi terang-terangan dan ketika ketahuan, belum tentu mereka lari. Kalau pun lari, mereka cuma bersembunyi sebentar lalu beraksi kembali.
Aneka aksi copet menggangu turis (Panorama Channel/Youtube)
Semua ini terekam dalam kamera. Ciri-ciri mereka adalah anak-anak muda berkulit gelap, bisa laki-laki atau perempuan. Yang laki-laki banyak yang bertelanjang dada. Mereka semua beraksi di perempatan dan mengincar turis menyeberang jalan atau yang asyik bermain gadget.
Parahnya, jika terjadi aksi copet dan ketahuan, warga lain agak cuek, tidak seperti di Jakarta. Mungkin itu sebabnya para pencopet menjadi berani, karena orang lain menanggapi sambil lalu. Sedangkan kalau di Jakarta, pelaku pasti sudah dikejar-kejar dan dipukuli.
Sementara itu Daily Mail memberitakan, rekaman-rekaman aksi pencopetan oleh anak-anak dan remaja ini sudah terjadi sejak awal 2016. Salah satu yang menjadi viral adalah rekaman milik warga lokal yang punya toko di sudut jalan antara Avenida Rio Branco dan Avenida Nilo Pecanha.
Warga lokal pemilik toko ini sudah gerah dengan aksi copet mengganggu wisatawan yang artinya mengganggu bisnis dia juga. Dia merekam setiap aksi copet remaja ini dari lantai atas tokonya. Rekaman videonya akhirnya tayang di saluran RJTV dan itulah yang banyak disebar di media sosial.
Kalau Anda berada di Rio de Janeiro untuk menonton Olimpiade 2016, harus hati-hati dengan anak-anak remaja lokal ketika berada di tempat ramai. Bukan mustahil mereka gerombolan copet yang mengincar ponsel dan dompet kita.
Mau tahu separah apa aksi para copet ini? Tonton videonya berikut ini:
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Struk Belanja Taiwan Bisa Bikin Turis Jadi Orang Kaya Mendadak!