Kawasan agrowisata Nongkojajar Kabupaten Pasuruan yang berada di Lereng Gunung Bromo selama ini dikenal dengan potensi pertanian dan eksotika alamnya yang menggiurkan. Selain potensi pertanian, kawasan ini juga memiliki peternakan sapi perah yang menghasilkan susu berkualitas tinggi.
Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-1087, Pemkab Pasuruan menggelar Festival Nongkojajar 2016 untuk mengukuhkan potensi besar tersebut. Festival Nongkojajar akan digelar pada 27 Agustus mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Saifuddin, Pawai Tumpeng Apel akan diikuti 1087 orang yang membawa tumpeng dari buah apel.
"Demikian juga pawai tangki susu, akan ada 1087 warga yang ikut pawai dengan menyunggih susu dalam milkcan (tangki susu)," jelas Saifuddin.
Selain dua pemecahan rekor MURI tersebut, pawai juga dimeriahkan jalan santai yang diikuti sekitar 8.000 orang.
Kawasan agrowisata Nongkojajar selama ini dikenal menghasilkan buah apel terbaik di Jatim. Meski demikian, kawasan dingin ini juga menghasilkan buah paprika, strawberry, bunga krisan, bunga mawar dan kopi.
Sementara populasi sapi perah di Kabupaten Pasuruan kurang lebih sebanyak 85.000 ekor tersebar di Nongkojajar dan Grati. Desa Kayukebek, Kecamatan Nongkojajar bahkan akan dijadikan Kampung Susu karena potensi sapi perah yang besar.
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama