Setelah Menteri Pariwisata Arief Yahya secara resmi membuka Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba sekitar pukul 16.00 WIB di Pantai Bebas, Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (20/8/2016) atraksi budaya tak perlu menunggu lama untuk dipentaskan.
Seni empat puak (nenek moyang), yang mengangkat potensi lokalitas tradisi seni masyarakat di seputaran Danau Toba, di antaranya Pakpak, Simalungun, Karo dan Toba, unjuk kebolehan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Habib Rifai/detikTravel) |
Tiba saatnya pentas di panggung apung. Pentas musik dibuka oleh penampilan JFlow, kemudian dilanjut dengan instrumen duet Dewa Budjana-Tohpati. Setelah itu, Edo Kondologit tampil. Ia mengajak penonton menyanyikan lagu Rayuan Pulau Kelapa.
(Habib Rifai/detikTravel) |
Slankers, penggemar berat grup musik Slank, juga mulai membanjiri panggung. Mereka kebanyakan anak muda. Di antara mereka, ada yang membawa kenang-kenangan untuk diberikan kepada grup musik idola mereka tersebut berupa poster berpigura.
Slank menjadi penutup acara panggung apung di Pantai Parapat ini. Penonton tampak puas dengan penampilan para penyanyi. Senyum terlihat menghiasi wajah mereka.
(Habib Rifai/detikTravel) |
(Habib Rifai/detikTravel) |












































(Habib Rifai/detikTravel)
(Habib Rifai/detikTravel)
(Habib Rifai/detikTravel)
(Habib Rifai/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah