Belajar Biogas Jadi Penutup Kemping Seru di Hulu Citarum

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Piknik detikTravel Goes to Citarum

Belajar Biogas Jadi Penutup Kemping Seru di Hulu Citarum

Melissa Bonauli - detikTravel
Minggu, 18 Sep 2016 18:00 WIB
Belajar Biogas Jadi Penutup Kemping Seru di Hulu Citarum
Foto: Para peserta Piknik detikTravel (Fitraya/detikTravel)
Bandung - Seru-seruan sudah, diskusi yang mengedukasi juga sudah. Komunitas detikTravel menutup Piknik Goes To Citarum dengan melihat biogas dan peternakan sapi warga Citarum.

Acara Piknik Goes To Citarum diakhiri pada Minggu (18/9/2016), dengan acara kunjungan ke desa penghasil biogas dan peternakan sapi komunal.

Pada pukul 09.00 WIB, rombongan dibawa ke desa penghasil biogas. Melewati hamparan kebun teh yang luas, peserta sibuk cari spot untuk foto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Foto dulu, foto dulu!" seru peserta.

Jalan menuju desa rusak parah karena dilalui oleh truk-truk beban berat. Tapi hal itu tidak menyurutkan semangat peserta. Malah ada beberapa peserta yang ikut menumpang truk peternak. Mencoba pengalaman baru kata mereka.

Biogas merupakan gas alami yang dihasilkan oleh kotoran sapi. Kotoran sapi bisa dijadikan biogas karena mengandung gas metan yang tinggi.

(Bona/detikTravel)(Bona/detikTravel)


Rumah warga yang akan dijadikan objek aplikasi biogas memiliki bentuk yang unik. Rumah ini memiliki kandang sapi yang menempel di depan rumah.

Hal pertama yang dibayangkan oleh traveler pasti kotor. Tapi ternyata kandang ini diurus dengan sangat baik dan bersih.

"Salinitas dikandang ini harus dijaga bersih. Karena ini sapi perah," kata Agus, penggiat lingkungan Masyarakat Cinta Citarum.

Sapi yang ada di kandang ini dijaga ketat kebersihannya. Karena sapi perah akan menghasilkan susu. Jadi kotoran akan segera dibersihkan untuk menghasilkan biogas.

Wadah yang dijadikan penampung kotoran sapi berada di depan rumah. Penampung dibuat berbentuk bulat dengan gagang pengaduk.

Belajar tentang biogas (Bona/detikTravel)Belajar tentang biogas (Bona/detikTravel)


Cara membuat biogas ternyata tidaklah sulit. Kotoran sapi dimasukkan kedalam wadah dan dicampur dengan air. Perbandingan kotoran dan air adalah 1:1.

Campuran kotoran diaduk sampai menjadi bubur. Kemudian campuran kotoran akan mengalir ke pipa bawah wadah. Pipa memiliki 2 cabang pipa. Gas metan akan masuk ke pipa yang langsung mengalir ke kompor gas warga.

Sisa campuran kotoran sapi akan masuk ke pipa lain. Hasil akhir dari campuran kotoran ini cair dan tidak berbau. Limbah kotoran sapi juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Wah, keren kan!

Setelah berkunjung ke pembuatan biogas, para peserta berkunjung ke peternakan komunal. Peternakan ini dibuat oleh Pemprov Bandung. Warga diberikan tempat untuk memelihara sapi di sana supaya tidak memelihara sapi di bantaran Sungai Citarum yang merusak sungai karena limbah tahi sapi.

Eiitsss... kunjungan belum berakhir kalau belum ketempat oleh-oleh. Di dekat peternakan komunal ada kedai susu murni lho. Di sana ada berbagai hasil olahan susu. Ada dodol susu sampai permen susu. Untuk susu murninya bisa dinikmati hanya dengan Rp 4.000 rupiah. Murah dan enak!

Acara berakhir pada pukul 12.00 WIB. Semua peserta kembali ke Bandung dengan menggunakan bus Antavaya Executive Coach yang nyaman. Sampai ketemu di event selanjutnya yah traveler! (aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads