Adalah Pantai Gading yang terletak di pinggiran Kota Mataram, membuatnya ramai di tiap libur akhir pekan. Akses yang mudah dan tiket hanya berupa karcis parkir tentu pilihan sangat terjangkau bukan.
"Pantai ini terletak di Desa Mapak Belatung, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Sudah dibuka 3 tahun dan ramenya sudah setahun belakangan ini," ujar Abdul Muin (37) pengelola Pantai Gading saat bertemu detikTravel di lokasi, Minggu (30/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantai ini cukup populer di kalangan wisatawan lokal (Masaul/detikTravel) |
"Pengennya diangkut sama pemerintah. Jadi belum ada yang menangani. Itulah kendalanya yang jadi masalah. Efeknya kan bikin pantai jelek dan bau. Makanya kita butuh bantuan dari pemerintah karena selama ini pembersihannya hanya manual dari kita sendiri dan dari mahasiswa," urai Abdul.
Jayadi (34), salah satu wisatawan lokal mengaku hampir tiap libur akhir pekan selalu datang ke pantai ini. Keramaian, akses cepat dan jajanan ringan menjadi daya penariknya.
"Buat anak main-main ke sini kan nyaman. Biasanya kalau nggak ke sini paling ke Senggigi dan Kuta. Di sini tiap hari pasti rame soalnya," ucap pria yang akrab dipanggil Jay dan berasal Lingsar ini.
Sampah menjadi kendala utama di Pantai Gading (Masaul/detikTravel) |
"Nyamannya di sini karena fasilitas pendukung seperti toilet dan mushala sudah ada. Jadi ya enak kalau kesini," tutur Jay.
Pantai Gading memliki garis pantai yang terbilang panjang dan mampu menampung banyak wisatawan. Pantai dengan pasir hitam ini masih sederetan dengan Pantai Loang Baloq.
Bagi para turis bisa membeli ikan yang masih segar atau sudah setengah matang di tepian jalan raya menuju destinasi tersebut.
(rdy/rdy)












































Pantai ini cukup populer di kalangan wisatawan lokal (Masaul/detikTravel)
Sampah menjadi kendala utama di Pantai Gading (Masaul/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru