Seperti yang dirilis ole Kemenpar, Senin (21/11/2016), Bandara ini bernama Gading. Gading akan dibuat sebagai bandara komersial untuk mengembangkan pariwisata Gunungkidul, Jogjakarta.
"Bandara Gading telah dibangun, namun untuk melayani penerbangan komersial harus dievaluasi terlebih dahulu, terutama terkait dengan keselamatan dan keamanannya. Kemenhub akan membicarakan dengan Pemda untuk membahas masalah tersebut," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Gunungkidul punya potensi pariwisata alam dan budaya, yang butuh dukungan transportasi. Banyak destinasi yang muncul karena masyarakat yang sangat welcome, seperti Goa Pindul, Pantai Baron, Pantai Indrayanti, Pantai Pengilon, Air Terjun Sri Getuk, Goa Jomblang, dan lain-lain.
"Komponen biaya untuk transportasi dapat mencapai 30-40% dari keseluruhan biaya wisata, apalagi bila wisatawan harus menempuh long haul flight. Karena itu connectivity menjadi faktor pendukung besar dalam pengembangan sector pariwisata," ujar Menhub.
Jogja sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu 10 destinasi branding, atau objek wisata yang sudah masuk dalam map Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kemenhub telah menyiapkan pengembangan infrastruktur udara dan kereta api di sana.
Selain itu, pembuatan Bandar Udara di Kulon Progo juga sudah direncanakan. kegiatan konstruksi akan dimulai pada tahun 2017 dan direncanakan akan selesai pada tahun 2019.
"Saya harap pembangunan bandar udara di Kulon Progo ini dapat meningkatkan perkembangan ekonomi berupa peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), meningkatkan kualitas lingkungan dan kualitas sosial serta dapat meningkatkan lapangan kerja," ujar Menhub. (bnl/bnl)










































