"Tahun kemarin 271 ribu wisatawan Indonesia. Naik 32 persen dari tahun sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Japan National Tourism Organization (JNTO) Jakarta Office, Hideki Tomioka, di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (25/1/2017).
Menurut Hideki turis Indonesia tidak hanya datang ke destinasi populer seperti Tokyo atau Kyoto. Mereka mulai menyebar ke Hokaido dan daerah lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menarik lebih banyak turis Indonesia, Jepang akan menambah fasilitas untuk traveler muslim. Misalnya saja menambah restoran halal dan tempat ibadah.
Sementara itu mengenai kebijakan bebas visa untuk e-paspor Indonesia, Hideki mengaku belum mendapat laporan soal dampaknya untuk menarik traveler Indonesia. JNTO mendorong pemerintah Indonesia agar labih banyak traveler memakai e-paspor.
"Kita belum dapat data berapa pengguna e-paspor Indonesia yang pergi ke Jepang tanpa visa. Tapi kita juga berkomunikasi dengan pemerintah Jepang untuk terus mempermudah visa bagi turis Indonesia," tutupnya. (aff/aff)










































