Dari rilis KBRI Thailand yang diterima detikTravel, Jumat (17/2/2017), Indonesia mengadakan Indonesia Tourism Table Top di Thailand. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan Thailand ke Indonesia.
Acara ini berlangsung di hotel Marrion Marquis Queen's Park Bangkok pada 14 Februari 2018. Acara ini dihadiri 12 perusahaan agen perjalanan Indonesia yang berkeliling menghampiri 38 perusahaan agen perjalanan Thailand secara bergiliran di meja masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menargetkan 130 ribu turis Thailand berkunjung ke Indonesia tahun ini" kata Rizki Handayani, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara, Kementerian Pariwisata Indonesia, dalam sambutan pembukaan acara.
Jumlah turis Thailand yang berkunjung ke Indonesia hanya sekitar 100 ribu per tahun. Angka ini sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah turis Indonesia yang berkunjung ke Thailand yang mencapai kurang lebih 500 ribu per tahun.
Hal itu agar arus wisatawan asal Asia Tenggara dapat menyumbang pada pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sebanyak 15 juta pada tahun 2017. Thailand memang dianggap 'kolam ikan', sama seperti Malaysia dan Singapura, yaitu menjadi sasaran untuk menjaring wisman berkunjung ke Indonesia.
Guna memberikan gambaran mengenai tujuan wisata yang ditawarkan pada acara table top, sebelumnya disajikan presentasi oleh beberapa narasumber mengenai sejumlah obyek wisata yang ditawarkan. Presentasi dilakukan oleh Larasati Sedyaningsih, pakar produk pariwisata; Julius Bramanto, pakar olahraga ekstrim; dan General Manager Garuda Indonesia untuk Thailand, Myanmar, Laos dan Kamboja, Ryanto A Winarso.
Dalam presentasinya masing-masing narasumber memaparkan potensi-potensi pariwisata Indonesia. Pakar produk pariwisata Indonesia, Larasati Sedyaningsih memaparkan potensi pariwisata Indonesia di Jawa Tengah yang menjual nilai-nilai historis dan keindahan alam Indonesia.
Selanjutnya pakar olahraga ekstrim Indonesia, Julius Bramanto menjelaskan potensi pariwisata dan olahraga ekstrim Indonesia seperti parasailing, sepeda gunung dan lain-lain. Sementara itu General Manager Garuda Indonesia untuk Thailand, Myanmar, Laos dan Kamboja, Ryanto A Winarso menjelaskan rencana penambahan jalur penerbangan Bangkok-Jakarta-Bangkok, Bangkok-Denpasar-Bangkok dan Bangkok-Yogyakarta-Bangkok. (bnl/wsw)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru