Raja Salman akan membawa 1.500 orang, 10 menteri dan 25 pangeran ke Indonesia. Dia melakukan kunjungan kenegaraan tanggal 1-3 Maret 2017, kemudian sampai tanggal 9 Maret akan liburan ke Bali.
Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mengaku senang dengan kunjungan Raja Arab yang berlibur ke Bali. Khususnya untuk pariwisata Bali itu sendiri, serta untuk pariwisata Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief menambahkan, market wisata halal terbesar di dunia adalah Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah. Dalam setahun, outbound (perjalanan ke luar negeri) para turis asal Timur Tengah lebih dari 100 juta orang.
"Raja Arab Saudi itu bisa menjadi endorser yang istimewa, seorang raja, pemimpin dan panutan negara, orang nomor satu, yang semua perilakunya akan diikuti oleh rakyatnya," tutur Arief.
BACA JUGA: Raja Salman Mau ke Bali, Turis Arab Saudi Akan Makin Tertarik ke Indonesia
Terakhir, liburan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bakal diliput oleh berbagai media internasional. Itu merupakan momentum yang tepat untuk mempromosikan pariwisata Pulau Dewata dan Indonesia.
"Sebagai tokoh dunia, kehadiran Raja Salman itu sudah pasti akan diliput oleh media internasional, termasuk media di Arab. Ini akan memiliki media value yang tinggi, indirect impact-nya sangat besar bagi pariwisata Indonesia," pungkas Arief. (aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama