Tari Perang Ramaikan Rangkaian Festival Komodo di Labuan Bajo

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tari Perang Ramaikan Rangkaian Festival Komodo di Labuan Bajo

Johanes Randy Prakoso - detikTravel
Jumat, 03 Mar 2017 18:10 WIB
Tari Perang Ramaikan Rangkaian Festival Komodo di Labuan Bajo
Tari Caci di Manggarai, NTT (dok Kemenpar)
Jakarta - Manggarai di Nusa Tenggara Timur punya Festival Komodo 2017 yang tidak boleh dilewatkan. Dalam rangkaian acaranya, ada tari perang yang melegenda.

Berdasarkan rilis yang diterima dari Kemenpar, Jumat (3/3/2017) tarian tersebut sempat dipertontonkan di Lapangan Batu Cermin Manggarai Barat, NTT, dalam rangkaian acara Festival Komodo 2017 sekitar pertengahan bulan lalu.

Acara yang digelar tersebut merupakan perhelatan bagian dari rangkaian Festival Komodo 2017 yang juga didukung Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar yang sudah dimulai sejak 4 Februari sampai dengan acara puncaknya yang akan jatuh pada tanggal 4 Maret 2017, mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dhula mengatakan, tarian Caci ini sangat berjasa di dunia pariwisata NTT karena berhasil menjaga atraksi utama untuk 10 destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang biasa disebut 10 Bali Baru. Di mana salah satunya adalah Labuan Bajo.

"Kami beruntung memiliki tarian yang sangat unik, menegangkan dan menarik ini, atraksi menjadi andalan kami di setiap desa di NTT. Tari Caci sangat melegenda dan yang paling utama adalah mampu mendatangkan banyak wisatawan saat tarian ini digelar," ujar Agustinus dalam pagelaran tersebut.

Seperti diketahui, Labuan Bajo adalah ibukota Manggarai Barat. Tari Caci yang merupakan bagian dari budaya lokal tentu juga dapat menarik minat wisatawan untuk datang.

"Nah, tarian Caci ini juga harus terus mendunia. Harus terus diviralkan ke dunia sebagai atraksi yang sangat seru untuk disaksikan oleh Wisman maupun Wisnus selain kita juga terus mempromosikan indahnya Labuan Bajo," ujar Agustinus.

Tari Caci memang menarik. Penari laki-laki membawa cambuk dan perisai untuk melindung badan. Atraksinya sangat menegangkan, karena cambuk yang terbuat dari Kulit Kerbau itu dimainkan dengan keras dan cepat.

Tidak jarang para penari terluka karena cambukan. Tarian sangat menegangkan namun tetap dilindungi dengan aturan yang baik untuk menjaga keselamatan para penari. Sangat menantang! (wsw/rdy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads