Dukung Wisata Halal, Walikota Banda Aceh Minta Abang Becak Ramah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dukung Wisata Halal, Walikota Banda Aceh Minta Abang Becak Ramah

Agus Setyadi - detikTravel
Selasa, 11 Apr 2017 13:50 WIB
Dukung Wisata Halal, Walikota Banda Aceh Minta Abang Becak Ramah
Foto: Ilustrasi becak pakai argo di Aceh (Agus Setyadi/detikTravel)
Banda Aceh - Untuk makin mendukung wisata halal, 120 orang abang becak di Aceh mendapat pembekalan. Ini agar mereka lebih ramah dan membuat wisatawan makin nyaman liburan di Aceh.

Ratusan abang becak, tukang ojek, dan supir taksi di Banda Aceh mendapat pembekalan untuk melayani wisatawan dengan ramah. Para penyedia jasa transportasi lokal ini juga diminta untuk tidak mengambil kesempatan dengan mematok harga tinggi.

Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh mengusung tema 'Mewujudkan Kota Banda Aceh Sebagai Destinasi Wisata Halal'. Ada 120 peserta yang mengikuti acara yang digelar di Hotel Lading tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, mengatakan, keberadaan jasa transportasi lokal khususnya becak di Banda Aceh cukup menarik perhatian wisatawan karena modelnya yang unik. Becak juga menjadi salah satu sarana transportasi yang patut dicoba saat berkunjung ke Tanah Rencong.

"Tapi ingat yang paling penting jangan mengambil kesempatan dengan mematok harga tinggi, nanti mereka tak mau naik becak lagi. Hal itu juga akan merusak citra kota kita sebagai daerah syariat. Seharusnya semakin ramai yang datang, semakin melimpah rahmat dari Allah SWT," kata Illiza dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/4/2017).

Illiza juga mengharapkan agar penyedia jasa transportasi memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan. "Layani tamu yang datang dengan akhlakul karimah, dan kita mencari rezeki yang halalan thayyiban. Islam selalu mengkombinasikan dunia-akhirat dalam seluruh aspek kehidupan," jelas Illiza.

"Dengan begitu, seluruh masyarakat akan melihat Becak maupun alat transportasi lainnya di Banda Aceh beda dengan yang lain. Layanannya bagus dan informasi mengenai kota juga lengkap diketahui oleh pengendaranya, termasuk tempat penjualan souvenir khas Aceh," lanjutnya.

Pembekalan untuk abang becak ini digelar pada Senin (10/4) kemarin. Menurut Illiza jumlah kunjungan wisatawan lokal maupun luar negeri terus meningkat setiap tahunnya. Dari 10 ribu wisatawan kini menjadi 35 ribu lebih per tahunnya.

"Kuncinya kebersihan, unik, ramah tamah, dan jujur, serta menerapkan IT seperti penyediaan wifi gratis di becak maupun alat transportasi lainnya. Mudah-mudahan sektor parwisata kita semakin berkembang karena Banda Aceh adalah kota tujuan bagi para wisatawan dari seluruh penjuru dunia," pungkas Illiza.

Kepala Dinas Pariwisata Banda Aceh M Rizha, mengatakan, sosialisasi ini digelar untuk meningkatkan kapasitas para penyedia jasa transportasi, terutama dalam hal pelayanan sehingga dapat memberi kenyamanan kepada wisatawan.

"Kami menyadari dengan pelayanan prima dan kenyamanan yang kita berikan mulai dari penginapan, kuliner, hingga jasa transportasi, akan semakin mendorong wisatawan untuk datang ke Banda Aceh. Kegiatan ini diharapkan dapat menyatukan pemahaman kita semua mengenai pariwisata halal dan mengembangkan sektor pariwisata di kota kita tercinta," katanya.

Materi yang diberikan kepada para peserta dalam kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini antara lain seputar kebijakan pemerintah terhadap pelaksanaan wisata halal, wisata halal dalam bingkai Syariat Islam, dan kebijakan transportasi dalam rangka mendukung wisata halal di Banda Aceh. (wsw/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads