Hal itu pun dilihat detikTravel ketika berkunjung ke Telaga Cebong langsung usai mendaki Bukit Sikunir yang populer karena sunrisenya pada Senin pagi (17/4/2017).
Tepat di pinggir telaga yang berada persis di samping area camping, tampak sejumlah sampah bekas makanan yang tercecer. Di salah satu sisinya malah tampak sederetan sampah yang tertimbun dan berbau tak sedap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya terganggu sih, tapi tadi pas di atas (Bukit Sikunir -red) bersih, ini cuma di sini," terang Hamidah.
Tumpukan sampah di Telaga Cebong (Randy/detikTravel) Foto: Randy/detikTravel |
"Yang ngurusin tempat itu orang tua, jadi rada susah, sampah warung atas udah dikasih ide buat lubang sampah masing-masing tapi belum pada mau," terang warga setempat yang merangkap petugas parkir, Supri.
Sampah di area kemping (Randy/detikTravel) Foto: Randy/detikTravel |
"Ini memang yang jadi momok ini masalah sampah, satu minggu ini sampah lebih dari 1 ton khusus wisatawan yang bawa, belum dari penduduk sini," ujar Ngaizudin.
Untu menyelesaikan permasalahan tersebut, Pokdarwis pun sudah meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membuat tempat pengolahan sampah. Untuk saat ini, Pokdarwis memang hanya mempekerjakan empat orang saja untuk memungut sampah.
"Saya minta kerjasama PU untuk tempat pengolahan sampah, semoga bulan-bulan ini bisa terlaksana," tutup Ngaizudin.
Nyatanya sampah memang menjadi momok di banyak tempat wisata di Indonesia, tidak terbatas di kawasan wisata Bukit Sikunir saja. Positifnya, Pokdarwis setempat di Wonosobo sudah sangat melek wisata dan proaktif untuk menangani hal tersebut. Semoga bisa dicontoh oleh daerah lain. (bnl/bnl)












































Tumpukan sampah di Telaga Cebong (Randy/detikTravel) Foto: Randy/detikTravel
Sampah di area kemping (Randy/detikTravel) Foto: Randy/detikTravel
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru