Satu Bulan Penuh, NTB Luncurkan Pesona Khazanah Ramadan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Satu Bulan Penuh, NTB Luncurkan Pesona Khazanah Ramadan

Johanes Randy Prakoso - detikTravel
Kamis, 04 Mei 2017 17:30 WIB
Satu Bulan Penuh, NTB Luncurkan Pesona Khazanah Ramadan
Foto: Randy/detikTravel
Jakarta - Bulan Ramadan tinggal satu bulan lagi. Memanfaatkan momen di bulan suci, NTB pun meluncurkan Pesona Khazanah Ramadan selama sebulan penuh.

Dua tahun belakangan, nama Lombok sebagai destinasi wisata halal berkelas internasional memang tengah naik daun. Hal itu pun dibuktikan dengan berbagai kemenangan yang diperoleh Lombok dalam berbagai kategori halal dunia. Tidak sampai situ, NTB pun langsung meluncurkan Pesona Khazanah Ramadan selama sebulan penuh.

Bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kamis (4/5/2017) peluncurannya pun ditandai dengan pemukulan bedug oleh Menpar Arief Yahya beserta Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi dan stakeholder terkait. NTB pun akan bersolek untuk menarik wisatawan Muslim dari 25 Mei sampai 25 Juni 2017 mendatang, sebulan penuh!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melalui Pesona Khazanah ini kami ingin mengingatkan semua kegiatan sepanjang bulan Ramadan, saya ingin mengajak kita semua kalau Ramadhan itu justru momen yang besar, Ramadan itu kita kembali pada intinya, kemurnian, mengisi diri dengan sikap baik," ujar Zainul dalam kalimat pembukaannya.

Selain mengisi bulan Ramadan dengan taaruf dan acara spiritual lainnya, NTB bahkan juga mengundang empat imam dari empat negara berbeda. Jadi para wisatawan muslim dapat merasakan suasama Ramadan dengan suasana yang khidmat dan spesial.

"Kami mengundang 4 imam besar dari Suriah, Irak, Libanon dan Maroko, malam mereke taaruf siangnya bisa berwisata ke sentra ekonomi kreatif lalu datang kuliner, lalu berbagai kegiatan anak-anak," ujar Zainul.

Melalui event Pesona Khazanah Ramadan ini, Zainul juga mengimbau umat muslim di NTB dan Indonesia agar tetap aktif. Sekiranya bulan Ramadan tidak menjadi alasan untuk tidak produktif dan bermalas-malasan.

"Supaya ramadhan ini tetap meriah, aktif inspiratif, produktif, ini bagian dari kontribusi kita, kalau Ramadan harusnya tetap menyenangkan," tutup Zainul.

Ditambahkan juga oleh Menpar Arief Yahya, bahwa event Pesona Khazanah Ramadan harus dibuat semenyenangkan dan semenarik mungkin. Berhubung Indonesia belum pernah menyelenggarakan event seperti ini, Lombok pun diharap jadi yang pertama sekaligus role model bagi daerah lain di Indonesia.

"Kalau Ramadan di Lombok menyenangkan orang Indonesia akan datang, jadi dengar suara-suara orang qiroah, sebelumnya kita belum punya model, mungkin Lombok ini yang pertama," ujar Arief. (bnl/bnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads