detikTravel bersama Tim Tapal Batas detikcom hari ini tiba di Merauke, Papua, Selasa (9/5/2017). Kami menemui Romanus Laiyan
Kasubag Data Elektronik, Bagian Protokoler Kerjasama dan Komunikasi Publik Pemkab Merauke di Kantor Sekretariat Daerah Bagian Protokoler di Jl Gag, Merauke.
Romanus sudah 33 tahun tinggal di Merauke. Dia pun tahu soal pariwisata di sini. Karena wilayah pesisir, Merauke punya beberapa pantai sebagai tempat wisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romanus Laiyan Kasubag Data Elektronik, Bagian Protokoler Kerjasama dan Komunikasi Publik Pemkab Merauke Foto: (Afif/detikTravel) |
Namun yang paling menarik dan jadi highlight pariwisata Merauke, adalah wilayah perbatasan. Di sana ada Taman Nasional Wasur dan Distrik Sota, yang punya fauna unik dan tempat orang-orang Papua Nugini lalu-lalang.
"Di Taman Nasional Wasur ada kangguru, mirip seperti di Australia. Di sana banyak rusa dan hutannya masih sangat alami. Terus, ada rumah semut setinggi 2 meter yang tidak ada di tempat lain," paparnya.
Rumah semut di Merauke Foto: (Afif/detikTravel) |
Taman merah putih Merauke Foto: (Afif/detikTravel) |
Wisata kuliner di Merauke, harus coba sate dan abon rusa. Malah sudah jadi suvenir khas Merauke lho!
Kuliner khas Merauke, Abon rusa Foto: (Afif/detikTravel) |
"Komunikasi sudah ada Telkomsel, bagus. Sampai distrik-distrik juga sudah ada Telkomsel. Bahkan di Distrik Sota tetap ada sinyal bisa telfon," ungkap Romanus.
detikTravel bersama Tim Tapal Batas detikcom akan menjelajahi Merauke sampai satu minggu ke depan. Tunggu cerita menarik lainnya dari ujung timur Indonesia ini! (bnl/bnl)












































Romanus Laiyan Kasubag Data Elektronik, Bagian Protokoler Kerjasama dan Komunikasi Publik Pemkab Merauke Foto: (Afif/detikTravel)
Rumah semut di Merauke Foto: (Afif/detikTravel)
Taman merah putih Merauke Foto: (Afif/detikTravel)
Kuliner khas Merauke, Abon rusa Foto: (Afif/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang