Meningkatnya jumlah wisatawan ke Sabang juga dampak dari adanya event Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA). Kegiatan yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh ini diikuti sekitar 38.000 ribu orang dari seluruh Indonesia.
Pusat kegiatan memang digelar di Banda Aceh. Tapi para tamu yang hadir rata-rata menyempatkan diri untuk berkunjung ke Sabang. Mereka di sana berkunjung ke berbagai lokasi wisata terutama tugu nol kilometer nol Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang Zulfi Purnawati, mengatakan, dalam sehari rata-rata wisatawan yang menyeberang ke Sabang diperkirakan 1.000 orang. Untuk jadwal kapal cepat dan lambat juga ditambah menjadi enam kali dalam sehari.
"Alhamdulillah 80 persen tamu Penas kayaknya sudah ke Sabang," kata Zulfi saat dihubungi dari Banda Aceh, Selasa (9/5/2017).
Penas KTNA sendiri sudah berlangsung dari tanggal 6 hingga 11 Mei mendatang. Untuk menyeberang ke Sabang dari Banda Aceh, dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan menggunakan kapal lambat dan kapal cepat sekitar 45 menit.
Para wisatawan ini rata-rata ada yang sudah membooking hotel hingga Minggu 14 Mei 2017, karena ini adalah akhir pekan yang panjang. Pihak pariwisata sendiri sempat membuat penyambutan pada hari pertama Penas yaitu 6 Mei lalu. Penyambutan dalam bentuk tarian dan kegiatan lain digelar di pelabuhan Sabang.
"Saat penutupan kita juga rencananya akan adakan pentas seni. Mereka wisata dan menginap rata-rata tiga hari tiga malam. Untuk hari Kamis hingga Minggu penginapan sudah penuh semua," ungkap Zulfi.
Bagi wisatawan ke Sabang yang tidak lagi memperoleh penginapan, Dinas Pariwisata akan membantunya. "Kalau untuk penginapan bisa kontak kita nanti bisa kita bantu di rumah-rumah penduduk," ujar Zulfi. (bnl/bnl)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah